Peringati HUT ke-81 RI, Camat Benda Saipul Ulum Sampaikan Prestasi dan Program Pemkot Tangerang

    Camat Benda, Saipul Ulum (tengah), pada upacara pengibaran bendera HUT ke-81 RI, di Lapangan Sepak Bola Alam Raya, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda.

    TANGERANG – Upacara pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Sepak Bola Bola Alam Raya, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Senin (17/07/26), tampak begitu khidmat dan penuh semangat. Para petugas paskibra dan tamu undangan yang hadir, sangat antusias mengikuti jalannya prosesi tahunan mengenang hari kemerdekaan Indonesia hingga usai. Pada kesempatan tersebut, Camat Benda, Saipul Ulum, berpidato membacakan pesan Walikota Tangerang, H Sachrudin, disela prosesi acara.   

    Menurut Saipul Ulum lewat pesan walikota yang dibacakannya, HUT RI bukan sekadar riuhnya perayaan, meriahnya perlombaan, atau pengibaran Sang Saka Merah Putih setiap tanggal 17 Agustus. Kemerdekaan memiliki makna yang jauh lebih dalam, yaitu bagaimana cara meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. 

    “Pemerintah pusat maupun daerah, memastikan rakyat merasakan hadirnya negara. Memastikan anak-anak mendapat pendidikan yang layak, warga mendapatkan pekerjaan, kebutuhan pokok terjangkau, layanan kesehatan mudah diakses, serta memiliki lingkungan tempat tinggal yang aman, nyaman. Itulah fondasi utama yang terus kita perjuangkan bersama di Kota Tangerang,” papar Ulum.

    Dikatakan, kita patut bersyukur karena Kota Tangerang terus tumbuh dan berkembang. Namun, semakin besar sebuah kota, maka semakin besar pula tantangan yang harus di hadapi.

    “Pertumbuhan penduduk, dinamika ekonomi, dan pesatnya teknologi menuntut kita bukan sekadar mengejar kemajuan, tetapi memastikan setiap pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ulum.

    Capaian Program 3G

    Melalui Program Gampang Sekolah, Pemkot Tangerang terus memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat. Tahun 2026 ini, pemkot melibatkan sekolah swasta sebagai bagian dari solusi, dengan menggandeng63 SD/MI dan 79 SMP/MTs. Langkah ini penting untuk memastikan semakin banyak anak Kota Tangerang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan yang layak.

    Upacara pengibaran bendera merah putih, dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI, di Lapanagan Sepak Bola Alam Raya, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Senin (17/08/26).

    “Sedangkan lewat Program Gampang Kerja, Pemkot  Tangerang menempa anak-anak muda agar tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki keterampilan dan keberanian untuk menciptakan lapangan kerja,: ujar Ulum.

    Melalui Balai Latihan Kerja, integrasi dunia pendidikan dan industri, On the Job Training, hingga wirausaha muda. Bahkan, melalui Job Fair yang digelar tahun ini, Pemkot Tangerang menghadirkan sekitar 15 ribu lowongan pekerjaan bagi masyarakat Kota Tangerang maupun luar kota, yang turut bekerjasama dengan berbagai perusahaan yang ada di Kota Tangerang.

    “Sementara lewat Program Gampang Sembako, Gerakan Pangan Murah serta Program Bang Sama, senantiasa hadir di 13 kecamatan demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi keluarga,” tutur Ulum. 

    Program Kesehatan dan Fasilitas Pendukung

    Ia menambahkan, Pemkot Tangerang juga ingin memastikan setiap warga Kota Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, sejak lahir hingga lanjut usia. Karena kesehatan bukan hanya soal mengobati ketika sakit, tetapi juga tentang menjaga, mencegah, dan memastikan setiap keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih sehat, produktif, dan berkualitas.

    Program ini turut didukung berbagai fasilitas pelayanan kesehatan melalui tiga RSUD, 39 puskesmas, 1098 posyandu hingga pelayanan langsung yang hadir di tengah masyarakat.

    Selain itu, Pemkot Tangerang juga terus memperkuat berbagai program perlindungan dan pemberdayaan masyarakat. Mulai dari bantuan sosial pendidikan dan bagi warga yang membutuhkan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, dukungan bagi keluarga rentan, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan program lainnya. Semua ini merupakan bagian dari upaya memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan.

    “Kami juga menyadari, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus terus kita benahi. Seperti penanganan banjir, kemacetan, dan pengelolaan sampah. Untuk mengatasi banjir, pembangunan drainase, turap, dan embung terus kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Ulum.

    Sebab tambah Ulum, aliran air tidak mengenal batas wilayah, penanganan Kali Angke, Kali Ledug, dan Sungai Cirarab membutuhkan kolaborasi lintas pemerintahan, mulai dari pemerintah kota, provinsi, hingga pusat, serta dukungan aktif dari masyarakat. 

    Pembangunan Infrastruktur untuk Masyarakat

    Pemkot Tangerang juga terus meningkatkan pembangunan infrastruktur, tujuannya untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kenyamanan warga. Salah satunya melalui perbaikan Jalan M Toha yang saat ini tengah berlangsung.

    “Pemkot Tangerang memahami, bahwa proses pengerjaan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Untuk itu, kami mohon maaf sekaligus memohon dukungan dari seluruh warga. Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan bersama-sama mendukung proses ini, karena apa yang kita kerjakan hari ini adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan fasilitas jalan yang lebih aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ulum.

    Namun tambahnya, Pemkot Tangerang tidak mungkin bekerja sendirian. Butuh dukungan penuh dari jajaran DPRD, Forkopimcam, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh agama, insan pers, organisasi masyarakat, pemuda, para kader, relawan, dan seluruh warga Kota Tangerang. Sebab kota ini milik kita bersama, kemajuan kota ini adalah hasil kerja kita bersama.

    “Momen HUT RI ini, menjadi momentum bagi kita untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan dengan cara kita hari ini. Jika dahulu mereka berjuang dengan bambu runcing dan keberanian, kini perjuangan kita adalah menghadirkan ilmu, karya, inovasi, integritas, serta gotong royong untuk kemajuan bangsa,” tehas Ulum.

    Para petugas pengibar bendera merah putih pada peringatan HUT ke-81 RI di Kecanmatan Benda.

    Semangat perjuangan itulah kata Ulum, yang harus terus diwujudkan melalui kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Prestasi Pemkot Tangerang

    “Alhamdulillah, berbagai capaian positif pun berhasil diraih. Kota Tangerang kembali mempertahankan WTP dari BPK RI untuk ke-19 kalinya berturut-turut, masuk enam besar nominasi Pemerintah Daerah Berkinerja Sangat Baik pada Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha,” terangnya.

    Keberhasilan tersebut juga disertai berbagai penghargaan serta perbaikan indikator pembangunan. Seperti meningkatnya IPM, menurunnya kemiskinan dan pengangguran, serta penguatan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik.

    Capaian ini tentu bukan hasil kerja pemerintah semata, tetapi buah dari kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.Semangat kebersamaan inilah yang harus terus kita jaga dengan saling menguatkan dalam setiap langkah.  

    “Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh masyarakat Kota Tangerang yang terus merawat kebersamaan. Perjuangan belum usai. Mari kita terus memperkokoh persatuan,  gotong royong, dan maknai kemerdekaan dengan karya nyata Kota,” pungkas Ulum, melalui pesan Walikota Tangerang, H Sachrudin, yang dibacakannya. (***)