Tabligh Akbar Diselingi Dangdut Menuai Kecaman Warga

    Acara Tabligh Akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, diselingi hiburan goyang dangdut, Minggu (15/3), di lapangan Lapas Anak, Tangerang.

    TANGERANG – Perhelatan Tabligh Akbar menyambut Maulid Nabi Muhammad 1441 Hijriah yang digelar di lapangan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Anak, Minggu (15/3), menuai kecaman warga.

    Pasalnya, dalam acara tersebut, diselingi hiburan musik dangdut ditambah goyangan penyanyi seksi di atas panggung.

    Acara yang digelar dalam rangka memperingati milad Dunia Max Owners (Dumors) ke-3 itu dianggap melecehkan agama. Sebab tidak seharusnya acara bertemakan keagamaan tersebut, diisi oleh hiburan dangdut ditambah goyangan seksi para biduannya.

    Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemuda Peduli Bangsa, Umar Atmaja, meminta aparat kepolisian dan Pemkot Tangerang segera mengusut tuntas acara tersebut. Sebab dinilai telah melecehkan agama.

    “Walau cuma selingan, hiburan dangdut di atas panggung tabligh akbar sangat melecehkan. Mestinya hiburan itu diisi marawis, qasidah atau hal lain bertemakan Islam. Sebab temanya Maulid Rasulallah SAW,” kata Umar.

    Ia menambahkan, peringatan sakral keagamaan yang diselingi hiburan dangdut itu jelas ada unsur kesengajaan. Mestinya panitia memahami isi dari susunan acara peringatan Maulid Nabi.

    “Sangat tidak pantas peringatan Maulid Nabi disatukan dengan hiburan dangdut. Apalagi penyanyinya berpakaian serba seksi. Terlebih diselenggarakan di Kota Tangerang yang bertajuk Ahlakul Karimah,” tukas Umar. (net/tam)