Cegah Covid-19, Warga Batuceper Lockdown Secara Swadaya

    FOTO: Sejumlah warga di RT 02/04 Batuceper yang berjaga di area lockdown

    TANGERANG – Menyusul pemberlakuan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang, kesadaran masyarakat pun perlahan terbangun untuk bersama mencegah Covid-19 dengan menutup akses atau lockdown di lingkungan masing-masing.

    Kesadaran masyarakat dalam memutus mata rantai Covid-19 di wilayah RT 02/04 Kelurahan Batuceper, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, dengan lockdown yang dilakukan secara swadaya dan tanpa support pemerintah daerah setempat.

    “Ini semua swadaya masyarakat aja. Kita dukung PSBB dengan lockdown. Dijaga 24 jam, buat yang jaga paling dibeliin makan aja, tapi ada juga sih tetangga yang kasih makan, kopi, sebagai bentuk simpatik,” kata Kholik, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RT 02/04 di lokasi.

    Selain berharap wabah virus corona ini segera musnah, Kholik juga berharap seluruh masyarakat yang secara sukarela menjaga area lockdown mendapat perhatian dari Pemda setempat.

    “Minimal lurah atau camat memantau ke lokasi-lokasi yang menjadi area lockdown di lingkungannya. Kalau langsung pantau kan jadi tau, apa yang kira-kira kurang atau dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

    Diketahui, Lockdown yang dilakukan di wilayah setempat merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap pemerintah yang telah menerapkan PSBB di Kota Tangerang. Berdasarkan pantauan, setiap warga di luar maupun dalam harus mencuci tangan terlebih dahulu dan disterilkan dengan bahan seadanya di area lockdown tersebut.

    Lurah Batuceper Edi mengeklaim telah mensosialisasikan PSBB kepada masyarakat melalui RT dan RW di wilayahnya. Hal itu dilakukan dalam rangka mencegah meluasnya wabah virus corona di Kota Tangerang.

    “Kami terus sosialisasi PSBB agar sukses cegah penularan Covid 19 di Kota Tangerang. Semoga cepat selesai,” tukasnya. (Hmi)