Aktivis Sosial Saipul Basri Siap Ramaikan Pilkada Kota Tangerang

    Saipul Basri alias Marsel saat orasi

    TANGERANG – Aktivis sekaligus salah satu tokoh pemuda Pinang, Kota Tangerang Saipul Basri menyatakan kesiapannya mengikuti kontestasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Tangerang.

    Saat berbincang-bincang dengan Beritatangerang.id, Marsel sapaannya mengaku banyak dorongan untuk maju pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang melalui jalur independen.

    Terlebih, di setiap perhelatan Pilkada Kota Tangerang selama ini hanya diikuti oleh kaum politikus. Maka dari itu dirinya ingin merubah paradigma tersebut.

    Kata Marsel, setiap warga negara memiliki hak yang sama yakni dipilih dan atau memilih dalam sebuah pesta demokrasi. Baik melalui jalur partai politik maupun perorangan atau independen.

    “Semua punya hak yang sama sebagai warga negara Indonesia. Namun, kontestasi pilkada di Kota Tangerang kali ini saya ingin lebih berwarrna, tidak melulu didominasi partai politik apalagi dinasti politik,” ungkap Marsel, Minggu (17/3/2024).

    Ia juga mengaku tak gentar, kendati secara undang-undang disebutkan bahwa partai politiklah atau kader-kadernya yang mempunyai legitimasi kuat untuk diusung sebagai calon kandidat.

    “Terlebih mereka (kandidat) yang memiliki banyak uang belum lagi dinasti politik. Tentunya publik tidak punya pilihan lain,” katanya.

    Oleh sebab itu, dirinya menginginkan Pilkada Kota Tangerang 2024 ini akan muncul kandidat atau figur lainnya yang potensi sebagai penyeimbang atas dominasi partai politik.

    “Tidak seperti Pilkada beberapa tahun lalu, cuma satu lawan kotak kosong pula. Ini kan juga berarti kegagalan partai politik yang tidak miliki generasi atau memang sudah ada transaksi politik? Akhirnya publik tidak punya pilihan, la wong satu calon,” ujarnya.

    Berangkat dari rasa keresahan dan kegelisahan seorang aktivis–Marsel, melihat fenomenanisasi pesta demokrasi di negeri ini. Ia menyatakan siap meramaikan bursa Pilkada di Kota Tangerang.

    Marsel mengaku tidak asal ujug-ujug nyemplung ke Pilkada, akan tetapi karena rasa keresahan sebagai seorang warga negara yang melihat pesta demokrasi selalu jadi ajang pestanya oligarki.

    “Sudah bukan rahasia umum lagi, di jaman demokrasi saat ini oligarki lah yang bermain, yang punya duit yang mengendalikan,” katanya.

    “Kita anak-anak muda dan siapapun anak-anak bangsa lainnya yang punya potensi harus berani tampil maju. Jangan diam! Kita tidak ingin demokrasi semakin terpuruk,” imbuhnya.

    Pada kesempatan ini pun dirinya meminta doa serta dukungan dari segenap warga Kota Tangerang untuk maju di Pilkada Kota Tangerang pada November 2024 mendatang, melalui jalur independen.

    Ia menambahkan, pesta demokrasi di Kota Tangerang seyogyanya adalah pesta yang harus dinikmati semua golongan bukannya pesta partai politik atau dinasti politik.

    “Calon independen itu murni suara rakyat,” singkatnya.

    Diketahui, Marsel kerap menggelar aksi-aksi sosial, budaya, ekonomi, pendidikan dan lainnya sampai tingkat nasional tidak hanya bergerak di Kota Tangerang. Populeritasnya sebagai seorang aktivislah yang mendorong lingkunganya untuk maju di Pilkada Kota Tangerang.

    “Saya sepakat, anak-anak muda seperti bang Marsel yang punya potensi untuk maju ke Pilkada. Kayanya akan ramai kalau ada calon independen,” ungkap Rahmat, salah seorang warga Pinang Kota Tangerang menandaskan. (Hmi)