
TANGERANG – Pemerintah Kecamatan Benda mendorong gerakan sosial kepada para pelaku usaha dan masyarakat, untuk senantiasa peduli terhadap nasib warga yang hidup dibawah garis kemiskinan.
Hal tersebut senada dengan harapan Pemerintah Kota Tangerang. Baru-baru ini Pemkot mengapresiasi upaya yang dilakukan Yayasan Cahaya Peduli Sesama Yatim Care. Yayasan ini menggelar santunan bagi anak yatim di wilayah Kecamatan Benda.
“Kami ucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk berbagi dengan anak yatim. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan mereka yang benar-benar membutuhkan,” kata Wakil Walikota Tangerang, H Sachrudin, pada acara pelepasan relawan Yayasan Cahaya Peduli Sesama (Yatim Care), beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan itu, bantuan yang diberikan kepada 840 anak yatim, akan diserahkan secara door to door. Tujuannya untuk meminimalisir kerumunan yang mungkin terjadi. Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Palang Merah Indonesia (PMI) se-Kecamatan Benda, turut dilibatkan dalam pendistribusian bantuan tersebut.
“Semoga kegiatan semacam ini bisa menjadi contoh untuk dapat dilakukan oleh berbagai kalangan. Dalam upaya membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung, terutama anak-anak yatim,” kata Sachrudin.

Sementara itu Camat Benda, Achmad Suhaely mengatakan, bila aparatur Kecamatan Benda memiliki program rutin mingguan dengan keliling masjid membagikan santunan setiap Jumat.
“Anggaran untuk santunan itu kami dapat dari donasi aparatur Kecamatan Benda,” tutur Achmad. Dikatakan, program rutin tersebut dijalankan mulai Januari lalu. Sejak dirinya menjabat sebagai kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) Kecamatan Benda.
“Kami mencoba membangun kepedulian masyarakat. Terlebih dalam situasi pandemi seperti sekarang ini. Namun saya pribadi cenderung untuk sekedar berbagi dan mensyukuri nikmat dan karunia yang telah saya terima,” ungkap Achmad.
Selain mendorong bantuan kepedulian sosial buat masyarakat, dirinya juga mendukung Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang dicanangkan Pemkot Tangerang.
“Di penghujung Februari lalu, kami meluncurkan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sebagai pembinaan Program Kampung Bangun Cita-Cita (Baca), di Kelurahan Benda. Dengan adanya Kampung Baca dan program SKSS, diharapkan dapat membawa harapan baru bagi keluarga,” papar Achmad.
Ia meyakini, bila program tersebut menjadi platform pembangunan sumber daya manusia (SDM) bagi masyarakat Benda, yang berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Dengan bekal pendidikan yang baik, kami yakin bisa menjadi harapan baru perbaikan ekonomi melalui program yang berkelanjutan. Diharapkan akan lahir sarjana-sarjana baru yang kelak bisa memberikan kontribusi bagi kampung halamannya dan juga Kota Tangerang yang kita cintai ini,” tukas Achmad. (ads)

















