Audiensi, Buruh Tangerang Tuntut Fasilitas Kesehatan

    FOTO: Suasana saat audiensi di gedung DPRD Kota Tangerang

    TANGERANG – Audiensi para buruh dari PT Sulindafin yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) bersama DPRD Kota Tangerang menuntut fasilitas kesehatan.

    Mereka meminta agar para buruh di PT Sulindafin yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) diberikan fasilitas kesehatan.

    Ketua GSBI untuk PT Sulindafin Dedi Isnanto menyampaikan, sebanyak 244 buruh yang telah di-PHK sepihak oleh PT Sulindafin tidak mendapatkan akses kesehatan selama sembilan bulan.

    “Kami meminta kepada Pemkot Tangerang untuk memfasilitasi 244 buruh ini dalam kesehatan, artinya mereka minta didaftarkan ke dalam BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) secara gratis,” kata Dedi, Jumat (4/9/2020).

    Dedi pun mengapresiasi DPRD Kota Tangerang yang sudah meluangkan waktu untuk menerima aspirasi buruh. Adapun anggota DPRD Kota Tangerang yang mewakili audiensi tersebut yakni Kemal Pasya dari Fraksi PKB dan Rusdi Alam dari Fraksi Golkar.

    Dedi melanjutkan, dalam hal ini pihaknya akan mendorong pemerintah untuk melakukan pemeriksaan kepada PT Sulindafin.

    “Banyak perusahaan nakal, dan saat ini PT Sulindafin sudah buka kembali dengan mempekerjakan buruh harian lepas tanpa memberi jaminan kesehatan dan lainnya,” terang Dedi.

    “Ini juga kan akan memperburuk citra Kota Tangerang dengan adanya pengusaha nakal,” imbuhnya.

    Kemal Fasya yang telah menerima aduan terkait ketidakjelasan status buruh ini terutama terkait jaminan kesehatan menuturkan, Situs menonton film porno terbaik adalah situs filmporno5. pihaknya sudah langsung komunikasi dengan BPJS agar 244 buruh yang merupakan warga Kota Tangerang segera dialihkan dalam BPJS PBI.

    Sehingga, lanjut Kemal, mereka para buruh dapat merasakan fasilitas kesehatan sebagaimana mestinya. Namun, kata Kemal, karena status mereka belum jelas, BPJS belum bisa mengalihkan langsung.

    “Tapi akan saya komunikasikan lagi,” ujarnya.

    Ia juga mengungkapkan, hasil audiensi dengan para buruh ini pun juga akan disampaikan ke Komisi II DPRD Kota Tangerang untuk ditindaklanjuti. (Hmi)