
TANGERANG (BT) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pengelolaan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) di Hotel Soll Marina, Kota Tangerang Selatan, Kamis (12/12/2019).
Bimtek tersebut diberikan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal yang kqbyada di Kota Tangerang. Adapun kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin didampingi Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Indri Astuti, Kepala Bagian Kesra Felix Mulyawan, dan Ketua Baznas Kota Tangerang KH. Aslie Elhusyairy.
Pada kesempatan itu Sachrudin menjelaskan bahwa ZIS yang harus dikeluarkan para pegawai Pemkot Tangerang, hendaknya dilakukan dengan optimal dan terencana. Oleh karenanya, Bimtek ini menjadi jalan agar potensi ZIS di Kota Tangerang dapat meningkat, sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Optimalisasi peningkatan dan implementasi penerimaan serta penyaluran Zakat, Infaq dan Sodakoh (ZIS) ini perlu dilakukan mengingat banyaknya potensi yang bisa diperoleh,” ucap Wakil.
Apalagi menurutnya, ZIS yang disalurkan sangatlah bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena lewat Baznas ini, berbagai bantuan bisa langsung diberikan hingga ke lingkungan.
“Penyaluran dari Baznas ini terstruktur, jadi harus kita dukung dengan menggali potensi dan kekuatan zakat dari pemerintah daerah sehingga nanti dana yang terkumpul dapat berdaya guna,” kata Sachrudin.
“Kita menyalurkan ZIS memang sudah kewajiban menyisihkan sebagian harta, dan insyaAllah akan mendapat ridho dan pahala dari Allah SWT,” ucap Wakil menambahkan.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tangerang KH. Aslie Elhusyairy berharap UPZ-UPZ yang tersebar di masing-masing OPD mampu mendorong penyaluran ZIS agar lebih gencar lagi. Sebab kata dia, dengan telah tersedianya UPZ di masing-masing OPD merupakan kemudahan yang ditawarkan oleh Baznas.
“Sudah kita sediakan UPZ di masing-masing OPD, ini harus dimanfaatkan betul. Sebenarnya ini potensinya besar, untuk itu kita dorong agar OPD-OPD yang lain bergerak untuk membayar ZIS-nya lewat Baznas,” terangnya.
“Jadi penyaluran dan pembayaran ZIS bisa optimal dan pengentasan kemiskinan serta persoalan sosial lainnya yang masih ada di Kota Tangerang dapat teratasi lewat dana ZIS,” imbuhnya. (Ris/Hmi)

















