Cegah Kerumunan di Malam Takbir, Pemkot Adakan Festival Bedug

    FOTO: Festival Bedug di Kota Tangerang

    TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar festival bedug secara virtual, menyusul adanya larangan takbir keliling di masa pandemi Covid-19.

    Pergelaran festival bedug virtual ini merupakan upaya Pemkot dalam mengantisipasi terjadinya kerumunan pada malam takbir menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

    Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Kota Tangerang agar tidak melaksanakan takbir keliling pada malam lebaran lantaran masih dilanda pandemi Covid-19.

    Namun demikian, pihaknya berupaya agar masyarakat tetap ceria dalam menyambut lebaran dengan menggelar Festival Bedug secara virtual.

    “Kita berupaya untuk mengakomodir keinginan dan semangat pemuda muslim yang akan merayakan lebaran, salah satunya dengan menggelar festival bedug yang akan kita gelar secara daring karena masih dalam masa pandemi,” kata Arief.

    “Semoga dengan adanya festival bedug ini terbangun semangat syiar, terutama syiar agama islam di hati masyarakat di Kota Tangerang,” lanjutnya.

    Kata Arief, Festival Bedug ini sebagai upaya pemerintah dalam mempertahankan tradisi masyarakat meski tengah dilanda pandemi.

    “Dalam hal ini menabuh bedug adalah salah satu budaya kita yang harus kita jaga secara turun temurun, yang memiliki makna yang sangat tinggi. Untuk itu saya berharap pemuda Kota Tangerang bisa menjadi agent-agent dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan terus aktif dan bangkit di tengah tantangan kita menghadapi pandemi Covid-19,” terangnya.

    Di tempat yang sama, Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Uis Adi Darmawan menjelaskan, festival bedug ini disertai sebanyak 13 group dan dilaksanakan mulai dari tanggal 7-12 Mei 2021 dan dilaksanakan secara virtual.

    “Kegiatan ini bermaksud menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah yang bertemakan ‘Membentuk Generasi Islam Menuju Hari Kemenangan’. Dan kegiatan ini dilaksanakan dengan menjunjung tinggi protokol kesehatan,” tegasnya. (Hmi)