Edan, Pasien Meninggal Covid Ditagih Rp65 Juta di RS Mayapada

    FOTO: RS Mayapada Kota Tangerang

    TANGERANG – Sudah jatuh tertimpa tangga. Hal itulah yang kini dirasakan keluarga TY, pasca kehilangan anaknya SZP yang dinyatakan meninggal di RS Mayapada karena Covid-19.

    Sebab diketahui, meski anaknya dinyatakan meninggal karena Covid-19, TY juga harus membayar biaya sebesar Rp65 juta. Pungutan pihak RS Mayapada ini terungkap setelah TY menceritakan kisah pilu ini kepada wartawan, pada Jumat (25/9/2020).

    TY menjelaskan, SZP mulai dirawat RS Mayapada Tangerang sejak Minggu 20 September 2020 lalu, kemudian meninggal dunia Selasa 22 September, sekira pukul 21.00 WIB. Namun, setelah anaknya dinyatakan meninggal, TY menduga pihak RS memanipulasi hasil Swab.

    “Karena hasil swabnya itu belum dikeluarkan, kami langsung membayar administrasi. Dan hasil swabnya baru dikeluarkan saat hendak dimakamkan. Padahal hasil rapid test di sana menunjukan non reaktif,” ungkapnya.

    Terlebih kata TY, dalam perawatan tersebut tidak ada penggunaan protokol Covid-19. Bahkan dirinya pun sempat mempertanyakan penerapan protokol kesehatan di RS tersebut.

    “Semua administrasi kita bayar. Terus untuk pemakaman kita harus ikuti protokol Covid, kenapa harus ada protokol Covid? Kalau anak saya Covid kenapa saat dirawat di rumah sakit protokolnya tidak seperti orang-orang Covid,” tukasnya.

    “Kalau anak saya Covid, seharusnya mereka juga pake protokol dong. Saya tanya hasil Swab-nya malah belum keluar,” lanjutnya.

    Selain itu, menurut TY, bila memang anaknya dinyatakan Covid-19 seharusnya tidak dipungut biaya administrasi. Oleh karena itu pihaknya merasa sangat dirugikan padahal masih dalam suasana berduka.

    “Harusnya kami tidak dipungut biaya administrasi kalau memang Covid-19. Ini jadi janggal,” tandasnya.

    Sementara pihak RS Mayapada hingga kini belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut. Dihubungi melalui seluler, Customer Service RS Mayapada yang mengaku bernama Diah pun enggan berkomentar. Ia menyarankan untuk melakukan konfirmasi melalui email customercare.mht@mayapada.com.

    Namun, saat dikonfirmasi melalui email pun belum ada jawaban dari pihak rumah sakit terkait hal tersebut. (Hmi)