FPI beri Bantuan ke Lokasi Minim Perhatian

    FOTO: Ketua FPI Cabang Batuceper, Ikhsan saat menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di wilayah RT 03/04 Kelurahan Batuceper

    TANGERANG (BT) – Minimnya perhatian pemerintah terhadap korban bencana banjir di wilayah Batuceper membuat ormas Front Pembela Islam (FPI) cabang Batuceper tergerak untuk terjun langsung memberikan bantuan ke rumah-rumah warga.

    Ketua FPI cabang Batuceper Kota Tangerang, Ikhsan mengatakan, bencana banjir kali ini terbilang rata menimpa seluruh bagian wilayah Kota Tangerang khususnya Batuceper, Ciledug, dan Periuk.

    “Untuk wilayah Periuk mungkin sudah terbiasa setiap tahunnya mengalami bencana banjir seperti ini walaupun tidak lebih besar. Kalau buat warga Batuceper kan beda, ini kali pertama mendapat musibah besar seperti ini, tingkat kepanikan warganya luar biasa,” kata Ikhsan, Jumat (3/1/2020).

    Menurut ia, semua yang tertimpa musibah merasakan hal yang sama. Namun, ketika ia mengeksplor ke lokasi di sekitar Jalan Halim Perdana Kusuma Kelurahan Batuceper Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, banyak warga yang belum tersentuh bantuan.

    “Kebetulan saya juga tinggal di sini, saya amati kok tidak ada bansos masuk ke sini, sementara di daerah-daerah lainnya banjir bantuan. Makanya kami tergerak untuk menggalang dana dan memberi bantuan berupa sembako, minyak angin, dan pampers. Tapi jumlahnya terbatas, belum bisa mencukupi kebutuhan semua warga,” ujarnya.

    Senada, salah satu anggota FPI cabang Batuceper Fuad mengatakan, salah satu korban bencana banjir yang belum tersentuh bantuan terdapat di wilayah sekitar Batuceper ini.

    “Kami menyasar ke daerah yang belum tersentuh, dan wilayah ini jadi target kami. Alhamdulillah kita bisa beri sebagian warga satu per satu. Masih banyak yang belum terbagi, karena jumlah bantuan masih sangat sedikit dibanding jumlah korban yang ada,” katanya, usai memberikan bantuan, Jumat (3/1/2020).

    Sementara hal itu pun dibenarkan Muhadi, warga RT 02 RW 04 Kelurahan Batuceper Kecamatan Batuceper Kota Tangerang. Diakui bahwa sampai saat ini dirinya belum mendapat bantuan sembako dari pihak manapun.

    “Iya, belum ada bantuan apapun, dikasih nasi bungkus doang. Itu juga satu rumah satu bungkus,” ujarnya.

    Saat dikonfirmasi Lurah Batuceper Edi mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah berupaya dengan membuka posko bantuan untuk korban bencana banjir di kantor Kelurahan Batuceper, Jalan Daan Mogot Km 21, Kota Tangerang.

    “Di kelurahan sudah buka Posko, tapi belum ada bantuan yang masuk. Permohonan bantuan ke Dinsos hanya 1 pintu, yaitu pihak kecamatan yang mengajukan berdasarkan data yang dikirim dari tiap-tiap kelurahan,” ungkap Edi, melalui seluler.

    “Mudah-mudahan ada bantuan dari kota untuk warga RW 04 Kelurahan Batuceper yang semuanya terkena banjir,” imbuhnya. (Hmi)