Hindari Narkoba, Pemuda Diajak Bertanding Futsal

    PESERTA FINAL : Dua tim pertandingan final, berpose bersama panitia sebelum pertarungan dimulai.

    TANGERANG – Menghindari agar pemuda tidak terjerumus pada jebakan narkoba, pemuda RW 06, Kelurahan Gembor, para pemuda diajak bertanding futsal. Tokoh masyarakat setempat, kemudian menggelar turnamen futsal. Pertandingan kategori usia di bawah 23 tahun ini, diikuti oleh tim wilayah setempat.

    Namun tidak sedikit tim dari luar wilayah yang turut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Sebanyak 32 grup futsal, ikut berpartisipasi dalam ajang ini. Pertandingan perdana digelar pada 14 Oktober lalu. Tidak sedikit klub yang berasal dari wilayah Tangerang Raya dan DKI.

    Tim binaan Persikota yaitu Benteng FC dan asuhan Persita yaitu Akdemu Futsal Tangerang United (Aftu), ikut meramaikan kejuaraan piala pemuda ini. Penanggungjawab kegiatan Anggiat Sitohang mengingatkan, agar para pemuda tidak tergelincir dalam jeratan narkoba.

    Dikatakan, bila Kecamatan Periuk sedang menjadi incaran pengedar narkoba. Hal itu dibuktikan dengan terbongkarnya kasus peredaran narkoba di Gang Bajing, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk.

    Kasus tersebut diungkap, Jumat (27/10), oleh jajaran Polda Metro Jaya. “Sebanyak 87 kilogram sabu, berhasil diamankan dari tangan pelaku,” ungkap Anggiat, Sabtu (28/10). Bahkan sebelum turnamen digelar, kasus narkoba di sekitar wilayah Periuk berhasil dibongkar polisi.

    “Jadi pertandingan ini bukan semata mencari juara. Namun silaturahmi antar pemuda melalui komunikasi antar pemuda,” ungkap anggota DPRD Kota Tangerang ini. Ia berharap, para pemuda bisa terlibat langsung membangun bangsa. Tanpa pengaruh narkoba.

    “Kami selaku panitia berharap, seluruh pemuda di RW 06 untuk menjauhi narkoba. Sedangkan Pembina Pemuda RW 06 Agus Ngadiono meminta, agar pemuda bisa mengangkat citra perumahan Total Persada yang selama ini dikenal dengan banjirnya.

    “Harus ada karya positif yang bisa dikenal masyarakat luas. Salah satunya melalui kegiatan positif para pemuda,” ujar Agus. Sehingga ke depan, Total Persada tidak lagi dikenal sebagai perumahan yang selalu digenangi air.

    Lurah Gembor Sobri, juga menginginkan pemuda di wilayahnya maju tanpa pengaruh narkoba. “Barang haram itu dapat merusak masa depan. Jangan sekali-kali mendekatinya. Apalagi mengkonsumsi,” kata Sobri. Kegiatan pemuda diajak bertanding futsal ini menurut Sobri, merupakan langkah positif. Supaya pemuda bisa diarakan untuk menjauhi narkoba.

    Masuk pada pertandingan putaran final, tim Batavia FC berhadapan dengan tim futsal GUE. Pertandingan berakhir seri 3-3. “Tim Batavia FC berhasil mendulang kemenangan melalui tendangan adu finalti. Skor akhir pertandingan. Juara pertama, kedua dan ketiga, mendapatkan uang pembinaan dari panitia.

    “Juara pertama Rp3 juta, kedua Rp2 juta dan ketiga Rp1 juta,” ungkap ketua panitia Boni Fatius Balawatun. Pertandingan menurut Boni, dipimpin 8 orang wasit dari KONI Kota Tangerang. “Ini merupakan even kedua. Ke depan, kami akan terus menggelar agenda serupa dengan melibatkan para pemuda,” tukas Boni. (hdj)

    PESERTA FINAL : Dua tim pertandingan final, berpose bersama panitia sebelum pertarungan dimulai.