Januari hingga Maret, 12.148 Nakes di Kota Tangerang Divaksin Tahap Pertama

    FOTO: Simulasi vaksin

    TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus meningkatkan kesiapan jelang pelaksanaan vaksin Covid-19 tahap pertama.

    Persiapan yang dilakukan antara lain mulai dari membuat micro planning, SDM, sarana prasarana, penjadwalan hingga target sasarannya.

    Kepala Dinkes Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, saat ini Dinkes Kota Tangerang telah melakukan simulasi pelaksanaan imunisasi. Selain itu, pihaknya juga melakukan penunjukkan fasilitas kesehatan yang divaksinasi dan sasarannya.

    “Dinkes pun telah membuat Kelompok Kerja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Pokja Kipi). Pokja tersebut terdiri dari para spesialis dan ahli hukum, untuk mengantisipasi jika terjadi dampak,” kata Liza, saat ditemui di ruangnya, Jumat (8/1/2021).

    Pihaknya saat ini pun telah memulai proses sosialisasi terkait adanya vaksinasi Covid-19, melalui berbagai media sosial milik Kota Tangerang dan Dinkes, untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat.

    “Masyarakat bisa mengajukan berbagai pertanyaan, melalui IG, youtube atau program podcast Dinkes dan seluruh dokter akan menjawabnya. Terkait workshop pelatihan tenaga vaksinator pun sudah dilakukan, simulasi pun sudah, kita tinggal menunggu dimulainya vaksinasi saja,” jelasnya.

    Liza melanjutkan, vaksin yang akan disuntikan ini adalah vaksin yang sudah melalui uji klinis, bersertifikasi, dan sudah dalam pantauan BPOM. Pemkot Tangerang pun terus memantau dan memastikan keamanan untuk warga Kota Tangerang.

    Diketahui, 82 fasilitas pelayanan kesehatan di antaranya 38 Puskesmas, 32 RS dan 12 Klinik dengan 5.689 vaksinator telah disiapkan. Target sasaran Kota Tangerang ialah 1,2 juta orang penerima vaksin.

    “Untuk ditahap pertama, yaitu Januari hingga Maret dengan sasaran 12.148 tenaga kesehatan. Tahap kedua, yaitu pelayan publik dengan 49.205 orang, TNI Polri 2.787 orang dan dilakukan imunisasi sebanyak dua dosis,” terangnya.

    Liza menegaskan, komitmen Pemkot dalam mengatasi pandemi Covid-19 pun terus diperkuat mulai dari hulu hingga hilir. Mulai hulu, yaitu perkuat 4M, PSBB yang diperketat, Kampung Si Gacor, hingga berbagai aplikasi penanganan pandemi.

    Demikian juga di hilir, Dinkes hingga saat ini telah melakukan 3T dengan tracing mencapai 90 ribu swab test dengan rasio 3,33 per seribu penduduk per minggu. Sedangkan target WHO satu per seribu penduduk.

    “Pelayanan kesehatan sudah disiapkan 1.200 tempat tidur, di 32 RS di Kota Tangerang. Selain itu, 362 tempat tidur yang berasal dari Puskesmas Panunggangan Barat, Gebang Raya, Jurumudi Baru, Rumah Isolasi Dinsos, Hotel City dan Hotel Pakons,” terang Liza.

    Ia menambahkan, dalam waktu dekat Pemkot  juga akan membuka Puskesmas Manis Jaya dengan 44 tempat tidur isolasi terkonsentrasi. Puskesmas Batusari dengan 70 tempat tidur dan Puskesmas Sudimara Timur, 70 tempat tidur.

    “Meski vaksinasi akan segera dimulai dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan Kota Tangerang terus diperkuat, kita gak boleh abai, protokol kesehatan harus terus diterapkan karena pandemi belum usai,” pungkasnya. (Ris/Hmi)