Job Fair, SPSI Kota Tangerang: Banyak Aduan Soal Loker Fiktif

    FOTO: Wakil Ketua SPSI Kota Tangerang, Hardiansyah (dok.istimewa)

    TANGERANG – Penyelenggaraan Job Fair merupakan agenda tahunan yang dihelat Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, dalam upaya menekan angka pengangguran.

    Job fair menjadi ajang paling dinanti oleh para pencari kerja (pencaker) di setiap daerah, tak terkecuali di Kota Tangerang. Sebab, agenda setahun sekali ini biasa melibatkan puluhan bahkan ratusan perusahaan yang siap menampung sesuai kuota.

    Namun ironisnya, pergelaran job fair yang menawarkan ribuan pekerjaan ini menuai keluhan. Wakil Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tangerang, Hardiansyah mengaku banyak menerima aduan terkait lowongan kerja (loker) yang diduga fiktif.

    “Banyak lowongan fiktif yang sebenarnya gak ada lowongan. Coba cek di perusahaan yang tiap tahun buka lowongan, ada tidak penerimaannya,” ungkap Hardi, Minggu (22/11/2020).

    Pihaknya pun banyak menerima laporan bahwa lamaran yang diajukan oleh peserta job fair tidak pernah mendapat tindak lanjut dari perusahaan. Ia menduga, job fair hanya dilakukan sekedar untuk pencairan anggaran proyek Pemkot Tangerang.

    “Job fair itu cuma dibuka, lamaran (pekerjaan) diambil, kemudian ditumpuk aja. Kita duga itu diadakan cuma kerjaan untuk pencairan anggaran aja kok,” tukasnya.

    Selain itu, dirinya juga menyangsikan efektivitas job fair yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang lantaran tidak ada kejelasan tentang jumlah pelamar yang diterima bekerja dari hasil program job fair setiap tahunnya.

    “Harusnya dibuka begitu (data pekerja yang diterima),” tegasnya.

    Diketahui, virtual Job Fair 2020 Kota Tangerang kembali digelar pada Rabu (11/11/2020) lalu. Berbagai formasi jabatan ditawarkan seperti apoteker, Customer Relation Officer, Finance/Accounting, dan beberapa posisi penting lainnya. Pada tahun ini, Pemkot Tangerang sendiri telah menggelar job fair sebanyak tiga kali.

    Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Wilopo Tetuko meminta agar
    para peserta yang sebelumnya telah melamar pekerjaan melalui virtual job fair bisa bersabar, lantaran harus melalui proses seleksi yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

    “Virtual job fair ini diharapkan juga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, sehingga dapat membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Hmi)