
TANGERANG – Sejak diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan pembatasan sosial berskala lokal (PSBL), sektor ekonomi menjadi faktor penting bagi kelangsungan hidup masyarakat.
Pandemi Covid-19 teramat berdampak bagi seluruh sektor perekonomian termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di Kota Tangerang, Kelurahan Cimone aktif memfasilitasi para pelaku UMKM, untuk mengalihkan proses pemasaran dari konvensional menjadi daring.
“Sekarang ada 25 UMKM. Mereka mulai beralih jualannya secara online,” ujar Sekretaris Kelurahan Cimone Asep Zulfikar, saat ditemui di Cimone, Kota Tangerang, Rabu (1/7/2020).
Asep mengatakan, pandemi Covid-19 bukan berarti menjadi alasan UMKM untuk tidak berinovasi. Menurutnya, momen ini harus dimanfaatkan untuk menggali potensi penjualan.
“UMKM ini jadi garda terdepan untuk pemulihan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Pihak kelurahan pun terus mendukung UMKM di wilayah Cimone untuk tetap bisa mempromosikan produk-produknya, agar tetap dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Adapun UMKM di Cimone saat ini diketahui menjual produk-produk unggulan seperti snack, handicraft, hingga makanan berat.
“UMKM kami sering diikutsertakan dalam setiap event. Semoga UMKM bisa selalu eksis,” harapnya. (Hmi)

















