Komplotan Penyelundup Benih Lobster dalam Sayur Selada Dibekuk Polisi

    FOTO: Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian didampingi jajaran saat menggelar konferensi pers

    TANGERANG – Polresta Bandara Soekarno Hatta berhasil mengungkap kasus penyelundupan benih lobster di area Apron 8 Terminal Kargo Bandara Soetta. Kasus tersebut melibatkan empat tersangka yang berinisial HZ, AFA, DS, dan GAB.

    Keempat tersangka itu menyelundupkan 72.288 benih lobster yang disamarkan dalam kemasan sayur selada air, untuk mengelabui petugas. Adapun dalam menjalankan aksinya, para tersangka memegang perannya masing-masing.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Adi Ferdian mengatakan, para tersangka ini ditangkap di wilayah Denpasar Bali dan Pademangan Jakarta Utara. Kemudian empat tersangka lainnya yang berinisial KMW, A, Y, dan, M, masih buron.

    “Empat tersangka ini ditangkap di Bali dan Jakarta,” ungkap Kapolres dalam jumpa pers di Mapolresta Bandara Soetta, Selasa (4/5/2021).

    Menurutnya, penyelundupan benih lobster ini sudah dilakukan para tersangka sebanyak 8 kali. Namun, upaya ke-8 kalinya ini berhasil digagalkan. Rencananya, baby lobster ini hendak dikirim melalui pesawat Garuda Indonesia GA 836 rute Jakarta – Singapura.

    “Dari 22 boks yang kita amankan ditafsir sekitar Rp7.228.800.000 dengan total terdapat 72.288 benih lobster yang bakal diselundupkan para tersangka. Dimana para tersangkanya sudah sebanyak delapan kali melakukan penyelundupan,” tukasnya.

    Atas perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 dan/atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 44 tahun 2009 tentang Perikanan. Selain itu, mereka juga dijerat dengan atau Pasal 87 jo Pasal 34 UU RI Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. (Hmi)