Kosgoro Kota Tangerang Siap Gerakan Ekonomi Warga

    Ketua Kosgoro Kota Tangerang, H Supiani (Tengah), bersama sekretarisnya Sugina (kiri) dan wakilnya Dayat Adi (kanan), pada rapat pleno pertama Kosgoro Kota Tangerang, di Pendopo H Supyani, Sabtu (01/11).

    TANGERANG – Pimpinan Daerah Kolegial Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (PDK Kosgoro) Kota Tangerang siap berjuang untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini tertuang dalam Rapat Pleno Pertama Kosgoro Kota Tangerang, di Pendopo H Supiani, Cibodas, Sabtu (01/11).

    Dalam rapat tersebut, para pengurus merumuskan program kerja yang salah satunya adalah memanfaatkan sampah lingkungan untuk diolah sehingga mampu mendatangkan nilai ekonomi bagi warga.

    “Kami siap bergerak mengelola sampah, mulai dari pemilahan sampah organik dan non-organik. Aksi ini sudah kami mulai di lingkungan RW 01 dan RW 02, Kelurahan Cibodas,” ungkap Ketua Kosgoro Kota Tangerang, H Supiani.

    Baca Juga: Advokat DePA-RI Diminta Jaga Integritas dan Kejujuran

    Ia menerangkan, masyarakat telah diberi edukasi untuk memilah sampah organik, seperti sisa makanan, sayuran, dan buah-buahan, yang akan diolah menjadi pakan ternak unggas bernilai jual tinggi.

    Peternakan yang dibangun di lingkungan Pendopo H Supyani.

    “Sejak enam bulan lalu, masyarakat di sini telah melakukan pemilahan sampah organik rumah tangga. Selanjutnya, saya membuat peternakan unggas di lingkungan Pendopo H Supiani, sebagai upaya memanfaatkan sampah organik warga menjadi pakan,” terang tokoh masyarakat Cibodas yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang ini.

    Sampah Organik Untuk Pakan Unggas

    Menurut Supiani, peternakan unggas yang ia tekuni dimulai dari proses pembibitan. Hingga saat ini, jumlahnya lebih dari 35 ekor, terdiri dari ayam pelung, ayam kampung, bebek, entok, dan soang. “Ini adalah bukti bahwa sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pakan unggas. Kotoran yang dihasilkan peternakan juga bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan,” katanya.

    Sementara itu, untuk hasil pemilahan sampah non-organik (logam, kertas, kardus, plastik dan lainnya), Supyani siap membelinya langsung dari warga. Anggota legislatif asal Dapil V ini memang telah lama terjun dalam dunia bisnis bahan daur ulang.

    “Untuk itu, saya mengajak kepada para pengurus Kosgoro Kota Tangerang, agar bersama-sama bergerak mengelola sampah. Libatkan warga agar mereka bisa merasakan nilai ekonomi dari bahan yang dianggap tidak berguna. Selain membantu perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga membantu Pemkot Tangerang mengurangi volume sampah yang jumlahnya mencapai lebih dari 1.500 ton per hari,” tandas Supiani. (tam)