Naik Bus Trans Kota Tangerang Sekarang Bisa Bayar Non Tunai

    Seorang pengguna jasa BRT, tampak sedang melakukan pembayaran non tunai saat menaiki bus.

    TANGERANG – Para pengguna jasa layanan transportasi Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Tangerang, sekarang tak perlu repot lagi menebus tiket dengan uang. Pasalnya para pengguna jasa angkutan publik tersebut, sekarang bisa dilakukan dengan transaksi non tunai.

    Baru-baru ini Pemkot Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub), membuat suatu terobosan. Yaitu dengan menggandeng beberapa perusahaan penyedia layanan uang digital. Tujuannya guna memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

    “Kini BRT mulai melakukan sistem pembayaran digital. Pelayanan ini diberlakukan sejak 5 Desember lalu,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, Rabu (11/12).

    Masyarakat selaku konsumen tambah Wahyudi, bisa melakukan transaksi non tunai melalui OVO, GOPAY, DANA, GoMobile, LinkAja, T-Money dan Sakuku. “Kami juga telah bekejasama dengan perbankan konvensional BJB dan CIMB Niaga,” imbuhnya.  

    Saat ini tambah Wahyudi, pihaknya masih terus melakukan sosialiasi kepada masyarakat, terkait pembayaran non tunai tersebut.

    Ia menerangkan, sistem transaksi digital ini menggunakan single barcode. Namun masih bisa dipakai untuk semua jenis pembayaran. Termasuk e-money.

    “Inovasi ini kami lakukan untuk memudahkan masyarakat pengguna layanan transportasi umum milik pemkot. Selain itu, mempermudah perhitungan pendapatan BRT secara detail dan realtime,” terang Wahyudi.

    Berdasarkan pantauan di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang, sejumlah penumpang koridor Terminal Poris – Perumnas dan Terminal Poris – Jatiuwung, tampak sudah memanfaatkan pembayaran non tunai ini.

    Mesin barcode diletakan di samping pengemudi BRT. Ketika penumpang naik bus, mereka bisa langsung melakukan transaksi pembayaran di situ. 

    “Ke depan, kami juga akan merapkan sistem pembayaran digital ini di sejumlah koridor lainnya. Seperti Ciledug – Tangcity dan Cadas – Bandara Soetta,” tandas Wahyudi. (tam)