Pedagang Pasar Anyar Pilih Bertahan, Komisi III Bakal Sidak ke Lokasi Penampungan Sementara

    Pedagang kain yang masih bertahan di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang

    TANGERANG – Sejumlah pedagang di kawasan Pasar Anyar, Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, memilih tetap bertahan di kios lamanya lantaran penampungan sementara yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dinilai tidak layak.

    Hal itu diungkapkan Zaenal, salah seorang pedagang kain di kawasan tersebut. Titik lokasi penampungan sementara para pedagang Pasar Anyar menurut Zaenal sudah sesuai, namun tingkat keamanan dan kenyamanan bangunan sangat rentan tindak kejahatan.

    “Maka dari itu kami memilih untuk bertahan di sini. Karena lokasi penampungannya ga layak, sangat tidak manusiawi,” ungkap Zaenal, Kamis (14/3/2024).

    Meski begitu, pihaknya mengaku sangat mendukung proyek revitalisasi yang sudah dicanangkan pemerintah. Pihaknya juga siap direlokasi apabila penampungan sementara itu sudah layak untuk ditempati.

    “Kami semua mendukung proyek revitalisasi itu. Kami juga siap direlokasi, asalkan tempat penampungannya itu layak,” tegasnya.

    Senada, pedagang bahan kering lainnya Tini mengaku penampungan sementara untuk para pedagang itu sangat tidak layak melihat dari ukuran, keamanan, dan kenyamanan. Oleh karena itu, dirinya berharap dapat dipertemukan oleh pihak yang bersangkutan salah satunya Dirut PD Pasar Kota Tangerang yakni Titin Mulyatin, untuk menyampaikan keluh kesah para pedagang.

    “Kita sangat dukung proyek ini. Tapi kita ingin tempat penampungannya layak, tidak ngasal. Makanya kita di sini ingin bertemu langsung sama Bu Titin, saya harap bisa dipertemukan,” kata Tini, di depan kantor PD Pasar Kota Tangerang.

    Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Anggiat Sitohang menjelaskan, letak permasalahan bukan pada revitalisasinya, namun penampungan sementara yang dibangun Pemkot Tangerang yang dinilai tidak layak bagi para pedagang.

    “Jadi permasalahannya bukan pada revitalisasinya, tapi penampungan sementaranya kan,” kata Anggiat, saat dikonfirmasi melalui seluler, Kamis (14/3/2024).

    Oleh karena itu, Anggiat mengaku bakal berkoordinasi dengan pimpinan untuk meninjau langsung ke lokasi penampungan sementara pedagang di titik lokasi tersebut.

    “Saya akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk sidak ke lokasi penampungan yang katanya tidak layak. Jadi nanti kita lihat langsung bangunannya,” kata Anggiat. (Hmi)