Pelayanan Kesehatan Belum Maksimal, DPRD Dorong Pembangunan RSUD

    FOTO: Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Saeroji saat diwawancara

    TANGERANG – Pelayanan kesehatan di Kota Tangerang belum maksimal. Hal itu diungkapkan Saeroji, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, pada Senin (4/1/2021).

    Dikatakan belum maksimal karena pihaknya menemukan masih banyak keluhan terkait pelayanan kesehatan. Selain itu, kata Saeroji, fasilitas kesehatan yang tidak layak juga menjadi faktor minimnya pelayanan di Kota Tangerang saat ini.

    “Kami menerima banyak keluhan masyarakat soal layanan kesehatan. Artinya ini belum mencerminkan pelayanan yang maksimal,” kata Saeroji saat dihubungi Beritatangerang.id, melalui seluler.

    Padahal kata Saeroji, Pemerintah Kota Tangerang wajib menjamin kesehatan untuk setiap masyarakatnya. Sementara fasilitas layanan kesehatan yang ada saat ini belum memadai bila hanya mengandalkan Puskesmas semata.

    “Kalau pelayanan masyarakat kan tidak cukup sampai puskesmas saja, ada rujukan, dan rujukan itu kemudian diarahkan ke RSUD. Jadi Puskesmas itu sangat terbatas untuk menjamin kesehatan,” terangnya.

    Oleh karena itu, pihaknya telah mendorong Pemkot untuk membangun RSUD baru di wilayah Kota Tangerang sejak 2019. Namun hingga saat ini Pemkot Tangerang pun tak bergeming terkait usulan tersebut.

    “Pak Wali Kota pernah bilang kalau rumah sakit di Kota Tangerang ini sudah cukup. Iya memang, kalau itu dihitung dari jumlah RS swastanya, sudah banyak malahan,” singgungnya.

    “Tapi di sini prinsipnya keberpihakan Pemkot itu untuk swasta atau masyarakat? Karena seharusnya APBD yang dari masyarakat itu untuk masyarakat,” pungkasnya. (Hmi)