Pemkot Tangerang Beri Pelatihan Budi Daya Maggot

    Pelatihan budi daya maggot di Poris Plawad Indah, Rabu (18/11).

    TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) menggelar pelatihan budi daya maggot di Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

    Pelatihan budi daya magoot tersebut ditujukan agar tumbuh rasa peduli masyarakat pada lingkungan, karena magoot diyakini dapat mengurai sampah, sehingga ramah terhadap lingkungan.

    Lurah Poris Plawad Indah, Kundarto menerangkan, sebanyak 20 peserta. Mereka mengikuti pelatihan yang digelar selam dua hari dan dibagi menjadi empat kelompok.

    “Hari ini ada pelatihan budi daya magoot. Kegiatan ini ditujukanuntuk menumbuhkan rasa peduli masyarakat pada lingkungan,” ungkap Kundarto.

    Ia menambahkan, hadirnya BLK di tengah masyarakat mendapat respon positif dari berbagai pihak. Selain menambah wawasan, pelatihan ini juga bermanfaat untuk mengurai sampah lingkungan.

    Salah seorang peserta pelatihan bernama Amel mengaku, merasa puas telah mengikuti pelatihan itu. “Saya sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Hitung-hitung mengisi waktu luang di masa pandemi,” kata Amel.

    Ia menambahkan, materi yang disampaikan pun cukup ringan. “Jadi sangat mudah diaplikasikan dan sangat menguntungkan. Sebab dari budi daya maggot itu dapat menghasilkan pupuk,” terang Amel.

    Pengakuan senada juga disampaikan Jaka Firmansyah. Pria yang bergabung dalam Komunitas Sadar Peduli Penghijauan dan Kebersihan (Sapu Pengki). Ia merasa tertarik dengan pelatihan yang diikutinya.

    “Saya mengikuti pelatihan mulai dari pemaparan materi, pengenalan magoot hingga praktik mengurai sampah menjadi pupuk dengan magoot,” tutur Jaka.

    Nara sumber menurut Jaka, menyampaikan tiga jam materi dan dua jam praktik. “Saya ikuti semuanya demi mendapatkan pengetahuan lebih tentang teknik penguraian sampah melalui magoot dan perkembangbiakan magoot itu sendiri,” tukasnya. (*/hms)