Pemkot Tangerang Lakukan Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini

    Petugas Dinkes Kota Tangerang, saat menggelar Gerakan Ibu Hamil dan Sehat di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Tangerang.

    TANGERANG – Dalam upaya pencegahan stunting sejak dini serta menurunkan resiko kesehatan pada ibu hamil, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Gerakan Ibu Hamil dan Sehat secara serentak di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan mulai 14 – 22 Desember 2022. 

    Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang, dr. Indri Bevy mengatakan, kegiatan yang digelar tersebut merujuk pada Kementerian Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara gratis.

    “Gerakan Nasional Ibu Hamil dan Sehat ini merupakan kegiatan Kementerian Kesehatan yang digelar di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes). Kegiatannya berupa pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara gratis. Tujuannya mencegah stunting sejak dini dan menjaga kondisi ibu hamil agar tetap sehat,” papar dr. Indri.

    Puskesmas Panunggangan yang ikut serta dalam kegiatan Gerakan Ibu Hamil dan Sehat, memberikan layanan pemeriksaan USG, cek darah, pemberian vitamin dan penyuluhan kehamilan kepada pasien.

    “Pada Gerakan Ibu Hamil dan Sehat ini, kami memberikan pelayanan seperti pemeriksaan USG, cek triple eliminasi berupa cek darah untuk hepatitis, HIV, pemberian vitamin,” ungkap Penanggung Jawab KIA, dr. Shirin Syailandira Umri.

    Ia menambahkan, juga diadakan penyuluhan kehamilan serta konsultasi gizi. Dimana kegiatan ini dibuka setiap hari mulai 14 – 22 Desember 2022 pada jam kerja. 

    Sementara itu, Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Banten, dr. Dhika Prabu Armadhanu SpOG(K), turut berperan serta dalam memberikan pemahaman kepada ibu hamil untuk menjaga kesehatan kandungannya.

    “Kami mendorong agar para ibu hamil menjadi lebih aware terhadap kesehatannya. Juga memberikan edukasi terkait apa saja yang harus dilakukan ibu dalam menjaga kandungannya. Diantaranya waspada terhadap gerakan bayi dalam kandungan, berat badan yang kurang atau bahkan lebih, maka gejala itu harus diwaspadai,” ucap dr. Dhika. (*/tam)