Pemkot Tangsel Ciptakan Mesin Cetak KTP Mandiri Pertama di Indonesia

    Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, saat meresmikan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), Minggu (23/2), di Teras Kota, Serpong, Tangsel

    TANGSEL –  Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meresmikan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), Minggu (23/2), di Mal Teras Kota, Serpong, Tangsel.

    ADM yang diciptakan Pemkot Tangsel, menjadi satu-satunya mesin anjungan administrasi kependudukan mandiri pertama di Indonesia.

    Airin Rachmi Diany saat meresmikan penggunaan ADM, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Tangsel, atas terciptanya inovasi layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang kini semakin mudah dijangkau masyarakat.

    Mesin anjungan administrasi kependudukan mandiri yang diciptakan Pemkot Tangsel, di Mal Teras Kota, Tangerang Selatan.

    “Dengan hadirnya ADM di Mal, maka masyarakat mendapat pelayanan lebih baik lagi. Ini menambah kedekatan jarak pelayanan kita kepada masyarakat. Juga menjadi alternatif pilihan. Sebab saya tahu, 50 persen masyarakat Tangsel bekerja di Jakarta,” ujar Airin.

    Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Dedi Budiawan, menjelaskan, ADM yang pertama ada di Indobesia tersebut membuka layanan setiap hari, kecuali Kamis.

    “ADM menyerupai mesin anjungan tunai mandiri (ATM) seperti yang dimiliki bank pada umumnya. Dapat digunakan untuk tujuh jenis pelayanan administrasi kependudukan warga Kota Tangsel,’ ungkap Dedi.

    Layanan yang dimaksud diantaranya, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Indentitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, Kematian, Perkawinan dan Perceraian.

    Setiap warga Tangsel kata Dedi, bisa mendatangi Mal Teras Kota, untuk melakukan verifikasi dan validasi data kependudukan.


    “Setelah data diverifikasi dan divalidasi, maka proses pencetakannya dapat dilakukan melalui mesin tersebut,” ujar Dedi.

    Warga juga tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapul untuk melakukan registrasi. Verifikasi dan validasi bisa dilakukan melalui ADM dengan menggunakan barcode atau sidik jari pemohon.

    Namun pencetakan KTP dan KIA di mesin ADM, masih dibatasi jumlahnya. Maksimal 100 lembar KTP dan 50 lembar KIA. “Mesin ADM buka pada Sabtu sampai dengan Rabu, mulai pukul 10.00 – 18.00 WIB,” tukas Dedi. (rls/tam)