Pengelola Pertanyakan Penutupan Usaha Warnet di Taman Royal

    Usaha warnet di Perumahan Taman Royal yang ditutup petugas.

    TANGERANG – Pengelola warnet di Perumahan
    Taman Royal, RW 015 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang mempertanyakan penutupan warnet yang dikelolanya.

    Suparman, seorang pengelola merasa janggal dengan penutupan usaha yang dilakukan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang beberapa waktu lalu.

    “Katanya penutupan berdasarkan pengaduan warga yang selanjutnya dirapatkan. Namun ketika saya tanya ke ketua RW setempat, bahkan dia lupa bila sudah menandatangani surat imbauan berdasarkan hasil kesepakatan bersama warga tadi,” kata Suparman.

    Ia menyebut, bila dirinya sama sekali tidak pernah diberi teguran atau surat peringatan oleh perangkat wilayah setempat bila usahanya akan ditutup.

    Ia juga mempertanyakan tentang masih beroperasinya warnet lain yang berada tidak jauh dari tempat usahanya. “Seharusnya jangan tebang pilih dong, kalau mau ditutup ya tutup semua” tegas Suparman.

    Ia juga sempat menanyakan perihal ketidakadilan yang menimpanya kepada ketua RW setempat, namun Suparman merasa seperti dipermainkan.

    Pasalnya tokoh masyarakat itu telah menjanjikan untuk mengadakan pertemuan, namun hingga saat ini hal itu belum terealisasi. “Intinya saya merasa dipermainkan,” imbuhnya.

    Sementara itu Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli membenarkan bila jajarannya telah melakukan penutupan dan penyegelan warnet di Perumahan Taman Royal.

    Menurutnya, usaha warnet masih belum diperbolehkan beroperasi selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang.

    “Kalau masih ada warnet yang buka, berarti mereka main kucing-kucingan,” ujarnya.

    Menurut Gufron, pihaknya hanya menjalankan tugas terkait penegakan hukum dan pengaduan warga. “Kalau masih ada yang membandel buka usaha warnet dimasa PSBB ini, maka kami akan kembali melakukan penyegelan,” tukas Gufron. (tam)