Peringati Hari Lingkungan Hidup, Sinar Mas Land Gelar Festival Hijau Secara Virtual

    FOTO: Pergelaran festival hijau dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia digelar secara virtual

    TANGERANG – Festival Hijau Sinar Mas Land BSD City dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia hadir dalam bentuk kampanye yang sarat edukasi kepada masyarakat.

    Kampanye tersebut mulai dari pelestarian lingkungan, pemanfaatan limbah rumah tangga, pengolahan pangan, hingga budi daya sayur mayur. Edukasi tentang lingkungan melalui Festival Hijau ke-18 ini berlangsung secara daring. Sinar Mas Land melalui BSD City mengajak masyarakat membangun kampung yang mandiri, sehat, bersih, dan hijau.

    Diketahui, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia jatuh pada 5 Juni dalam setiap tahunnya. PBB mencanangkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia demi menggugah kesadaran banyak orang untuk menjaga lingkungan dan menciptakan ekosistem hijau yang lestari.

    Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat tentu berkewajiban untuk merealisasikan tujuan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu. Pada tahun ini Hari Lingkungan Hidup Sedunia bertemakan Environment Restoration atau restorasi lingkungan.

    Restorasi lingkungan merupakan upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal yang mencakup usaha pencegahan dan mengatasi berbagai kerusakan alam yang disebabkan tangan-tangan manusia.
     
    Sinar Mas Land turut berkomitmen dalam upaya pelestarian lingkungan melalui kampanye Festival Hijau ke-18 sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR). Kegiatan tersebut bertujuan memotivasi masyarakat agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya di masa pandemi.

    Kepala Divisi Corporate Affairs PT BSD – Sinar Mas Land Dony Martadisata menjelaskan, Festival Hijau BSD City pada tahun ini diselenggarakan secara virtual melalui kegiatan webinar nasional dengan tema ayo bangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya di masa pandemi.

    Webinar ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dan tokoh penggiat lingkungan seperti Tim Pusat Teknologi Lingkungan BPPT Dr. Sri Wahyono, Pendiri Bank Sampah Gemah Ripah Bantul Yogyakarta Dr. Bambang Suwerda, Penggiat Lingkungan dan Penggerak Komunitas Tani Supendi Akbar.

    Selanjutnya, webinar Festival Hijau juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Tangerang Selatan, Toto Sudarto serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang Achmad Taufik, sebagai keynote speaker.

    Dony melanjutkan, melalui program webinar Festival Hijau, masyarakat diajak untuk melakukan pemanfaatan lahan pekarangan rumah dengan menanam pohon-pohon untuk penghijauan serta lebih bijak dalam mengelola sampah atau limbah rumah tangga.

    “Penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya melakukan restorasi lingkungan,” kata Dony.

    Melalui kegiatan ini, lanjut Dony, pihaknya mendorong kampung-kampung binaan CSR BSD City Sinar Mas Land yang saat ini telah menjadi Kampung Mantul (Mandiri, Tahan Pangan, Peduli Lingkungan, Bersih, Tanggap, dan Unggul).

    “Kami mendorong kampung-kampung untuk membenahi serta melakukan penataan estetika pada lingkungan, baik dari segi kebersihan, penghijauan, maupun keindahannya,” ucapnya.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menerangkan bahwa pihaknya menyambut baik penyelenggaraan webinar lingkungan ini.

    “Semoga kegiatan tersebut dapat mengedukasi masyarakat untuk mengurangi sampah, sehingga dapat mengurangi beban volume di TPA yang ada di wilayah masing-masing. Besar harapan kami agar webinar yang diselenggarakan Sinar Mas Land ini dapat mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan,” paparnya.
     
    Rangkaian acara Festival Hijau dimulai sejak 1 Juni hingga 8 Juli 2021. Festival ini dimeriahkan dengan beragam kegiatan menarik dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan BSD City seperti Lomba Estetika Lingkungan Kampung Mantul, Lomba Menanam Sayur dan Buah Petani Kampung Mantul, Webinar Lingkungan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Edutainment Cerdas Cermat Kelompok Tani, Pemberdayaan Lingkungan Sekolah melalui kegiatan sanitasi sehat dan taman sekolah, serta puncak acara akan ditutup dengan kegiatan seremonial virtual. (Ris/Hmi)