Pj Walikota Tangerang Sampaikan LKPJ 2023

    Pj Walikota Tangerang, Nurdin (tengah), bersama para pimpinan DPRD Kota Tangerang, pada rapat paripurna penyampaian LKPJ Kota Tangerang 2023, di ruang rapat paripurna, Gedung Puspemkot Tangerang, Selasa (26/03).

    TANGERANG – Penjabat (Pj) Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, memaparkan sejumlah capaian kinerja penyelenggara urusan pemerintahan daerah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang selama tahun 2023, yang tergambar dalam 11 capaian sasaran misi pembangunan.

    “Secara rata–rata capaian kinerja mencapai 103,64 persen atau dengan kriteria penilaian realisasi kinerja sangat tinggi,” ungkap Nurdin, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, dengan agenda penyampaian pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tangerang Tahun 2023, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (26/3).

    Salah satu indikator yang mengalami peningkatan adalah kualitas pendidikan masyarakat. Dimana tercapainya Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A, dapat direalisasikan sebesar 98,09 persen atau 100,38 persen dari target sebesar 97,72 persen.

    “Persentase APM SMP/MTS/Paket B dari target sebesar 99,00 persen, berhasil direalisasikan sebesar 99,37 persen atau dengan capaian sebesar 100,37 persen,” papar Nurdin.

    Alumni Universitas Indonesia ini menambahkan, hal lain yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan adalah dari sisi peningkatan investasi daerah.

    “Pencapaian target sasaran ini ditunjukkan dari nilai investasi asing dan dalam negeri, dengan target Rp9,67 triliun. Direalisasikan sebesar Rp14,99 triliun, atau sebesar 155,01 persen,” jelas Nurdin.

    Untuk diketahui, sebelas capaian sasaran misi pembangunan yang mengalami peningkatan di tahun 2023 di antaranya adalah kualitas pendidikan, derajat kesehatan masyarakat, kesempatan kerja, kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah dan pelayanan publik.

    Peningkatan juga terjadi pada kualitas pelayanan transportasi publik, kualitas permukiman, kualitas PUPR, kualitas lingkungan hidup, peningkatan investasi daerah, dan menurunnya kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). (*/tam)