TANGERANG – Ratusan scooterist ramaikan Festival Al Azhom 2025, Minggu (29/06). Kegiatan ini tentu saja menjadi perhatian masyarakat. Konvoi dimulai dari Stadion Benteng Reborn yang berlokasi di Jalan TMP Taruna dan berakhir di Masjid Raya Al Azhom, Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang.
Menariknya, seluruh peserta diwajibkan menggunakan dresscode sarung. Sehingga semakin menambah kesan unik dan religius dalam acara ini.
Wakil Walikota Tangerang, Maryono mengatakan, Festival Al Azhom menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan. Pasalnya turut melibatkan seluruh komunitas dan para scooterist.
“Siapa pun kita, profesi apa pun kita, dan dari latar belakang mana pun kita berasal, mari kita terus mencintai budaya Nusantara,” kata Maryono.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Komit Tangani Banjir Hingga Optimalisasi PAD
Dikatakan, sarungan bukan hanya identik dengan tempat ibadah, tetapi bisa dipakai kemana pun. Sebagai bentuk kebanggaan kita pada tradisi bangsa.
Sementara itu Ketua IMI Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan mengungkapkan, nuansa yang tercipta serupa dengan pengajian yang menyejukkan jiwa. Sekaligus menjadi upaya rutin komunitas bikers untuk meramaikan syiar agama.
“Alhamdulillah, IMI Kota Tangerang bisa ikut berpartisipasi dalam Festival Al Azhom. Kegiatan ini melibatkan 700 scooterist sarungan,” ungkap Ujang.
Menurutnya, kedepan kegiatan ini bisa menguatkan nilai-nilai spiritual para bikers. Supaya semakin dekat dengan masjid. Sehingga para bikers di Kota Tangerang bisa terus berkontribusi aktif dalam membangun daerah.
“Mudah-mudahan festival ini makin memotivasi para bikers. Agar tidak hanya aktif di jalan, tapi juga aktif memakmurkan masjid dan memperkuat kebersamaan,” tukas Ujang


















