RSUD Kota Tangerang Bagikan Tips Penting Keselamatan Ibu Hamil dan Bayi

    dr. Ivan M. Sondakh, Sp.OG, dokter spesialis kandungan RSUD Kota Tangerang.

    TANGERANG – Dalam upaya menekan angka kematian serta meningkatkan kualitas hidup pada ibu hamil dan janin, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membagikan edukasi penting terkait penanganan kehamilan. Melalui dokter spesialis kandungan, dr. Ivan M. Sondakh, Sp.OG, RSUD Kota Tangerang memaparkan langkah-langkah preventif demi keselamatan ibu dan bayi sejak awal kehamilan hingga proses persalinan.

    Pentingnya Deteksi Dini Guna Hindari Operasi Mendadak

    Menurut Dokter Ivan, proses persalinan yang aman membutuhkan perencanaan yang matang. Operasi sesar mendadak (darurat) sebisa mungkin dihindari, karena memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan tindakan yang terencana.

    ”Oleh karena itu, pemeriksaan rutin sejak awal kehamilan sangat penting untuk mendeteksi adanya kelainan pada janin maupun ibu. Termasuk memetakan riwayat alergi obat-obatan tertentu,” ungkap dr. Ivan.

    Menurutnya, ibu hamil dengan riwayat alergi harus sangat berhati-hati, khususnya terhadap obat pereda nyeri. Di dunia medis, pemberian obat akan disesuaikan secara ketat demi keamanan janin.

    Memantau Perubahan Tubuh dari Minggu ke-0 hingga 40

    Selama masa kehamilan 0 hingga 40 minggu, tubuh ibu dan janin terus mengalami perubahan besar. Jika tidak dipantau, perubahan ini berpotensi memicu komplikasi. Di antaranya perkembangan janin terhambat (IUGR) atau lonjakan tekanan darah pada ibu (hipertensi gestasional).

    Antisipasi Posisi Bayi Sungsang dan Melintang

    Salah satu fokus utama menjelang persalinan adalah memantau posisi janin:

    • Usia Kehamilan Prematur: Posisi bayi masih sangat aktif berputar dan berpeluang kembali ke posisi normal.
    • Usia Kehamilan 37 Minggu: Pada fase ini, posisi bayi (apakah normal, sungsang, atau melintang) sudah mulai menetap. Jika posisi bayi sungsang atau melintang, peluang untuk melahirkan secara normal akan mengecil, sehingga persiapan metode persalinan lain harus segera direncanakan.

    Strategi RSUD Kota Tangerang Cegah Preeklamsia dan Anemia

    Sebagai langkah proaktif, RSUD Kota Tangerang melakukan optimalisasi kondisi kesehatan ibu sejak trimester pertama. Dua fokus utama yang diantisipasi adalah preeklamsia (komplikasi serius akibat tekanan darah tinggi) dan anemia (kurang darah).

    1. Penanganan Risiko Preeklamsia

    Ibu hamil yang datang dengan riwayat darah tinggi atau terdeteksi memiliki risiko preeklamsia tinggi akan langsung diberikan penanganan khusus. RSUD Kota Tangerang mengoptimalkan terapi dengan pemberian:

    • Obat pengencer darah (sesuai indikasi medis).
    • Suplemen Kalsium dengan dosis yang lebih tinggi.

    Jika risiko preeklamsia dapat ditekan, peluang ibu untuk melahirkan secara normal akan jauh lebih besar, sekaligus menurunkan angka tindakan operasi sesar.

    2. Mengatasi Anemia Sejak Awal Kehamilan

    Untuk mencegah komplikasi akibat hemoglobin (HB) rendah, RSUD Kota Tangerang menerapkan strategi bertahap:

    • Trimester Awal: Peningkatan HB melalui konsumsi tablet tambah darah.
    • Trimester Ketiga: Jika diperlukan, intervensi cepat berupa infus zat besi dilakukan agar kondisi fisik ibu prima menjelang persalinan.

    Mengenal Metode ERACS untuk Operasi Sesar Terencana

    Bila karena kondisi medis tertentu ibu hamil harus menjalani operasi sesar, RSUD Kota Tangerang telah siap dengan metode ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Section). Metode ini memungkinkan proses pemulihan ibu pasca-operasi berjalan jauh lebih singkat dan minim nyeri.

    Namun, dr. Ivan mengingatkan bahwa metode ERACS hanya bisa diterapkan pada operasi sesar terjadwal/terencana, bukan operasi darurat. Syarat utama menggunakan metode ERACS meliputi kondisi ibu harus bugar dan tanpa komplikasi berat, serta hasil laboratorium (termasuk kadar HB) dalam kondisi baik.

    Aturan Puasa Metode ERACS:

    • 6 Jam Sebelum Operasi: Batas terakhir mengonsumsi makanan berat.
    • 4 Jam Sebelum Operasi: Masih diperbolehkan mengonsumsi camilan/makanan ringan (snack).
    • 2 Jam Sebelum Operasi: Batas terakhir diperbolehkan minum air putih.

    Layanan Promas (Program Hamil) di RSUD Kota Tangerang

    Bagi masyarakat yang sedang merencanakan kehamilan, RSUD Kota Tangerang juga menghadirkan layanan konsultasi program hamil komprehensif yang ditangani langsung oleh dr. Ade, Spesialis Obstetri & Ginekologi (Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi).

    “Layanan ini didukung oleh fasilitas medis modern mutakhir, seperti pemeriksaan USG (Ultrasonografi) mendalam hingga tindakan Histeroskopi untuk mendeteksi kondisi rahim secara presisi,” terang dr. Ivan.

    Dikatakan, dengan fasilitas dan tim medis yang lengkap, RSUD Kota Tangerang berkomitmen mendampingi para ibu mewujudkan kehamilan yang sehat, aman, dan bahagia. (***)