Ruang Isolasi RPS Kota Tangerang Tinggal Hitungan Jari

    FOTO: Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau RPS Kota Tangerang

    TANGERANG – Sebanyak 37 tempat tidur dari 48 kuota yang tersedia di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Kota Tangerang telah terisi. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Suli Rosadi, Selasa (22/9/2020).

    “Total 48 tempat tidur, sementara sekarang sudah 37 orang,” kata Suli saat dikonfirmasi melalui seluler.

    Diketahui, RPS adalah tempat isolasi pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Sebelumnya, RPS ini merupakan tempat penampungan sementara bagi lansia-lansia yang terlantar di jalanan.

    Suli mengaku telah menyediakan berbagai fasilitas agar tempat isolasi itu nyaman. Mulai dari makan, snack hingga wifi.

    “Snack dan makan, ada wifi, hexos. Kalau obat-obatan dari Dinkes,” terang Suli.

    Sementara sebelumnya Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku akan menambah fasilitas isolasi bagi pasien Covid-19 dengan status OTG. Salah satu lokasi yang akan dijadikan tempat isolasi ialah puskesmas Jurumudi Baru.

    “Prosesnya sudah mencapai 90 persen hanya tinggal kelengkapan sarana penunjang yang belum rampung,” ujar Arief saat meninjau Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, beberapa waktu lalu.

    Arief juga meminta agar proses pembenahan rampung dalam dua hari kedepan. Dengan begitu, puskesmas tersebut dapat segera diisi oleh pasien Covid-19. Rencana fasilitas isolasi itu dapat menampung sebanyak 50 pasien.

    “Perhatikan tentang sirkulasi udara dan jalur untuk petugas kesehatan serta pasiennya,” kata Arief.

    Ia juga mengungkapkan, penambahan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 merupakan langkah antisipatif yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang. Mengingat jumlah kebutuhan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di 31 rumah sakit yang ada di Kota Tangerang semakin tinggi.

    “Tingkat okupasi tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit sudah mencapai 73,06 persen,” tandasnya. (Hmi)