Ketua-DPD-Golkar-Kota-Tangerang-Drs-H-Sachrudin-2
PKS-HUT-RI

    Sekda: Peringatan Hari Anak Nasional Bukan Ajang Seremonial Semata

    Sekda Kota Tangsel Bambang Noertjahjo saat menandai salah satu produk anak disabilitas yang dipamerkan

    TANGERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Noertjahjo mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan ajang seremonial semata. Melainkan momentum kesadaran semua pihak untuk memastikan tumbuh kembang anak secara optimal.

    Hal itu diungkapkan Bambang saat memperingati Hari Anak Nasional yang digelar Pemkot Tangsel di Taman Kota 1, BSD Serpong, pada Sabtu (23/7/2022) pekan lalu. Bambang yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi seluruh panitia yang terlibat dalam peringatan tersebut.

    “Bagaimanapun juga anak-anak kita ini adalah para penerus yang nantinya akan membawa jati diri kita sebagai orang tua dan jadi bagian dalam proses pembangunan daerah,” ucapnya.

    Ia meyakini bahwa anak yang sehat dan bahagia akan menjadi generasi yang sangat baik. Di mana, generasi tersebutlah yang akan mampu membawa Tangerang Selatan semakin lebih baik.

    “Oleh karena itu diperlukan perhatian yang sangat serius dalam pemenuhan hak serta perlindungan terhadap anak. Sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang secara optimal,” tuturnya.

    Menurut Bambang, semakin baik kualitas anak-anak yang ada saat ini, maka akan semakin baik pula kehidupan masa depan daerah bahkan negara. Maka, pentingnya pendidikan terhadap anak mulai dari unit terkecil yaitu keluarga. Sebab menurut Bambang, di situlah pengaruh yang besar terhadap perkembangan anak.

    “Dari keluargalah seorang anak mendapatkan pengasuhan, perlindungan, dan pendidikan yang pertama kali,” tandasnya.

    Diketahui, dalam peringatan tersebut Pemkot Tangsel mengadakan berbagai macam perlombaan. Adapun lomba di antaranya; pawai sepeda hias, lomba puisi, lomba drama, dan lomba menyanyi.

    Selain lomba, kegiatan juga diisi dengan pameran produk anak disabilitas, pameran UMKM Kota Tangsel, hingga vaksinasi bagi anak serta pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). (ris/Hmi)