Tjin Eng Dinobatkan Sebagai Pelestari Tradisi dan Budaya Ciben oleh Kemendikbud

    Suasana saat penganugerahan kepada para seniman dan budayawan (ist)

    TANGERANG – Oey Tjin Eng dinobatkan sebagai Pelestari Tradisi dan Budaya Cina Benteng oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain Tjin Eng, satu warga Kota Tangerang lainnya yakni Oen Sin Yang alias Mpe Goyong juga meraih penghargaan dari Kementerian yang sama.

    Adapun kedua warga Kota Tangerang ini menyabet penghargaan dari Kemendikbud atas jasanya di bidang seni dan budaya.

    Kepala bidang kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Sumangku Getar mengungkapkan, Oey Tjien Eng mendapat penghargaan pada kategori Pelestari untuk individu sebagai Pelestari Tradisi dan Budaya Cina Benteng. Kemudian Oen Sin Yang, mendapat penghargaan pada kategori seni tradisi sebagai Pemain dan Pembuat Alat Musik Gambang Kromong.

    “Keduanya menerima penghargaan, apapun ini sebuah proses kebudayaan, ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Kota Tangerang,” ungkap Mangku, Selasa (31/10/2023).

    Disamping itu, ada potensi lain yang tidak kalah hebat di Kota Tangerang yang masih bisa digali dan diangkat ke permukaan.

    “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, kita gak bisa lupa bahwa kota ini dibangun dari ragam culture dan ini menjadi sebuah keistimewaan dan kekuatan kebudayaan,” terangnya.

    Potensi lain yang bisa digali yakni terkait masaran, keramas. Ini perlu di gali dan dikaji, karena di Kota Tangerang informasi terkait itu diketahui sudah sejak 1933 berjalan dan ada jejaknya.

    “Di babakan ada tradisi keramas dengan merang sejak 1940-an, dan ada madrasah pertama di Tangerang dan madrasah yang berbadan hukum pertama di Indonesia ada di Kota Tangerang, itu peradaban Islam pertama, kedepan itu yang perlu kita kawal,” tukasnya. (Hmi)