TANGERANG – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dijatah 8.900 vaksin Covid-19 Sinovac untuk jilid pertama. Tangsel menjadi prioritas penerima vaksin jilid pertama di Provinsi Banten bersama Kota Serang.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, untuk Kota Tangsel vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan terlebih dahulu.
“Tanggal 15 besok kurang lebih 1.450 vaksin dulu,” kata pria yang akrab disapa Bang Ben, usai menghadiri Rakor Forkopimda se-Tangerang Raya, di Pendopo Bupati Tangerang.
“Itu ditujukan untuk tenaga kesehatan dulu. Saya belum dapat informasi berapa jumlah total yang kita ajuin. Itu baru tahap pertama aja, 8.900,” ujarnya menambahkan.
Ia menerangkan, pelaksanaan vaksin untuk Forkopimda akan berlangsung pada Kamis (14/1/2021) pekan ini. Vaksinasi akan digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang.
“Yang menyelenggarakan Pak Gubernur, simbolisnya di pendopo. Kemudian tanggal 15-nya baru di lapangannya. Tangsel untuk tenaga kesehatan dulu,” katanya lagi.
Untuk penerapan sanksi bagi tenaga kesehatan atau masyarakat yang menolak divaksin, menurut Bang Ben, Pemkot Tangsel sejauh ini belum menerapkan sanksi bagi nakes ataupun masyarakat yang menolak divaksin.
“Kita ga sampai kepada sanksi, tapi mereka menyadari semua kok, jadi ga ada yang menolak. Kalau menolak, kita tindak persuasif dulu, kita kasih pengertian. Sampai hari ini, dari 1450 nakes yang akan kita berikan sementara ini ga ada yang menolak,” pungkasnya.
Diketahui, pembagian vaksin Covid-19 jilid pertama ini akan diprioritaskan Pemprov Banten untuk dua wilayah yakni Kota Tangsel dan Kota Serang. (Hmi)





















