TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen dan terus berupaya untuk mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) khususnya di Kota Tangerang. Untuk itu, perlu upaya untuk memperkuat kewaspadaan dini dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai potensi konflik yang mungkin timbul.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota tangerang, Herman Suwarman, Rabu (11/09), pada kegiatan pengembangan kompetensi anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Antisipasi Pencegahan Konflik Tahun 2024.
“Kewaspadaan dini adalah salah satu langkah strategis yang harus kita ambil untuk mencegah potensi konflik yang mungkin timbul akibat perbedaan pendapat dan kepentingan dalam masyarakat,” ungkap Herman, pada kegiatan bertema “Peningkatan Wawasan Kewaspadaan Dini Menjelang Pilkada Tahun 2024”.
Menurutnya, dalam konteks pemilihan kepala daerah, masyarakat harus mampu menjaga kondusifitas dan menciptakan suasana yang harmonis, khususnya mulai dari tingkat kelurahan.
Dihadapan 109 anggota FKDM tingkat Kelurahan dan Kota Tangerang, Herman mengatakan, sangat penting bagi FKDM untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkot Tangerang dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga,” kata Herman, dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis Dan Pariwisata, Kota Depok itu.
“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder,maka akan dapat mewujudkan penyelenggaraan pilkada yang demokratis, damai, dan bebas dari konflik,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan pengembangan kompetensi yang berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 11 hingga 13 September 2024 tersebut, dapat semakin mengasah keterampilan para anggota FKDM.
“Mulai dari teknik identifikasi dan penanganan konflik, peningkatan keterampilan komunikasi dan mediasi serta keahlian dalam mendapatkan informasi yang cepat, tepat dan aktual pada saat di lapangan,” tandas Sekda. (rls/tam)


















