DPRD Pesimis Proyek Revitalisasi Pasar Anyar Rampung Akhir Desember

    Rombongan Komisi IV DPRD Kota Tangerang saat meninjau lokasi proyek revitisasi Pasar Anyar

    TANGERANG – Komisi IV DPRD Kota Tangerang pesimis terkait proyek revitalisasi Pasar Anyar bisa dirampungkan pada akhir Desember 2024 sesuai target perencanaan.

    Hal itu disampaikan juru bicara Komisi IV DPRD Kota Tangerang Apanudin, saat melakukan peninjauan progres pembangunan revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang, yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV Supiani dan jajaran seraya berkeliling di proyek yang tengah dikebut pembangunanya itu.

    “Keinginan dari teman-teman DPRD sebetulnya kita ingin cepat sesuai pada perencanaan awal. Harusnya target tanggal 30 Desember 2024 ini sudah bisa diselesaikan. Namun dengan adanya beberapa kendala, maka kita bergeser ke tahun berikutnya,” ungkap Apanudin alias Jalu, kepada Beritatangerang.id, Kamis (14/11/2024).

    Rombongan Komisi IV juga didampingi Dirut PD Pasar Titin Mulyati, kepala Dinas Disindagkop Suli Rosali dan jajaran dari kontraktor revitalisasi Pasar Anyar, PP Urban. Dalam kunjungan itu, DPRD menginginkan proyek revitalisasi pasar kebanggaan masyarakat Kota Tangerang itu segera rampung pada akhir tahun 2024.

    Kata Jalu, terdapat beberapa kendala teknis sehingga mengalami keterlambatan dalam pelaksanaan revitalisasi Pasar Anyar yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) itu.

    Menurutnya, ada berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Sehingga, pengerjaan pada tahap pertama jika diberikan masa tenggang selama 40 hari kedepan tidak akan terselesaikan.

    “Pak Ponco juga selaku direkturnya (PP Urban) itu dan juga ada teman-teman dari Kementerian PUPR bu Dita itu memang akan memberikan kesempatan pertama dan kedua,” kata Jalu menegaskan.

    Pihaknya juga telah melakukan pendalaman terkait progres pembangunan tersebut.

    “Kalau kita melihat dari existing yang sekarang kita lihat pembangunannya itu dalam waktu 40 hari tidak akan terselesaikan. Maka adalah kebijakan kedua, opsi kedua yang diberikan oleh kementerian yaitu pemberian kesempatan tahap kedua,” katanya.

    Sehingga lanjutnya, progres revitalisasi Pasar Anyar yang baru menyetuh angka 65 persen, diprediksi bakal rampung sekira bulan Februari 2025. Dia menegaskan bahwa dalam proses pelaksanaan revitalisasi ini, pihaknya akan terus mengawasi dan memantau pengerjaan proyek tersebut.

    “Tapi kami teman-teman DPRD optimis, kalau tidak sesuai target kita panggil lagi kontraktornya (PP Urban),” tegas politisi partai Gerindra ini.

    Jalu menambahkan, proyek tersebut nantinya akan menjadi aset pemerintah pusat. Keinginan dari teman-teman DPRD sebetulnya kita ingin cepat sesuai pada perencanaan awal. Harusnya target tanggal 30 Desember 2024 ini sudah bisa diselesaikan. Namun dengan adanya beberapa kendala, maka kita bergeser ke tahun berikutnya,” ujar Jalu usai melalukan peninjauan.Namun demikian, akan ada serah terima dari pemerintah pusat kepada pemerintah Kota Tangerang.

    “Kemungkinan ini habis lebaran lah bisa ditempati, tentunya data-data ini sudah ada di PD Pasar. Sekali lagi ini mudah-mudahan bisa segera rampung sesuai target perencanaan,” Jalu menandasi.

    Sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin, didampingi sejumlah Kepala Dinas terkait meninjau progres pembangunan revitalisasi pasar tradisional kebanggaan Kota Tangerang yakni Pasar Anyar, pada Selasa (12/11).

    “Alhamdulillah, sudah sangat baik, tadi melihat ke dalam juga pencahayaan tanpa listrik saja sudah terang sekali, tinggal sedikit lagi menuju finishing, semoga secepatnya bisa selesai dan disempurnakan,” kata Nurdin.

    Dirinya melanjutkan, bahwa Pemerintah Kota Tangerang bersama dengan PD Pasar, Kementerian PUPR dan pihak terkait terus berkoordinasi agar Revitalisasi Pasar Anyar yang sudah berjalan sejak awal tahun 2024 ini, bisa segera rampung dengan target selesai pada Bulan Desember 2024.

    “Targetnya akhir tahun ini, Desember 2024 kita bisa serah terima dengan Kementerian PUPR. Bahkan semakin cepat selesai semakin cepat pula para pedagang bisa kembali berdagang di sini dan masyarakat pun bisa kembali berbelanja di Pasar Anyar,” katanya menandaskan. (Helmi)