Ketua DPRD Cilegon Dorong Kontingen Cilegon Tiga Besar Juara MTQ Banten

    Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwan.

    CILEGON – Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwan mendorong Pemkot Cilegon memaksimalkan pembinaan para juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang bakal dikirim pada ajang MTQ Banten mendatang. Ia meminta Pemkot Cilegon di bawah kepemimpinan Robinsar – Fajar Hadi Prabowo menargetkan tiga besar juara MTQ Banten.

    “Kita harapkan dari MTQ yang diadakan di Kota Cilegon muncul bibit-bibit yang memang bisa membawa nama harus Cilegon di kancah Provinsi maupun Nasional,” katanya kepada awak media, 5 Oktober 2025.

    Dengan slogan JUARE (Jujur Amanah dan Religius) yang selalu digaungkan (Robinsar-Fajar), Rizki berharap selaras dengan prestasi yang diraih Kota Cilegon.

    Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Cilegon Inisiasi Kampung Programming di Lebak Denok

    “Slogan Juare semoga selaras dengan harapan dari kita untuk kontingen Kota Cilegon di kancah Provinsi Banten. Kita harapkan itu di tiga besar,” kata politisi Partai Golongan Karya ini.

    Menurutnya, upaya untuk meraih juara tiga besar pada ajang MTQ Banten itu selaras dengan pembinaan iman dan takwa warga Kota Cilegon.

    “Supaya pembinaan Imtak (Iman dan Takwa) di Kota Cilegon bisa benar-benar digaungi dengan slogan JUARE ini,” ujarnya.

    Kembalikan Semangat Perjuangan Kota Santri

    Rizki mengaku optimis Cilegon dengan julukan kota santri harusnya bisa mengembalikan semangat perjuangan kota santri tersebut. 

    “Salah satunya jalan dakwahnya kan melalui MTQ, makanya kita komitmen antara DPRD dengan Pemkot Cilegon ke depan untuk meningkatkan prestasi dalam ranah MTQ, harus sesuai slogan JUARE itu,” paparnya.

    Salah satu langkah yang bisa dilakukan yakni mengalokasikan infrastruktur dan anggaran untuk peningkatan fasilitas Iman dan Takwa yang menunjang prestasi kontingen MTQ Cilegon pada kontestasi di tingkat Banten nanti.

    “Dari segi fasilitas harus siapkan yang terbaik, mungkin bisa dilakukan karantina di Islamic Center Cilegon. Supaya pembinaannya khusus berkaitan cabang-cabang yang dilombakan, bahkan kalau perlu pengkaderan atau pembinaannya 6 bulan sebelumnya, jadi persiapannya lebih matang,” pungkasnya. (ADV)