TANGERANG – Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Syahputra meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang lebih perhatian kepada anak-anak penderita kanker di wilayah setempat.
Ia meminta agar Pemkot Tangerang tidak mengabaikan nasib anak-anak penderita kanker, khususnya Dinkes Kota Tangerang dapat lebih serius memberi perhatian kepada penderita tersebut.
“Pemkot yang diwakili Dinkes harus hadir. Kalau ada kerumitan dalam aturan perundang-undangan untuk mengkaper anak-anak kanker, ya jangan mengabaikan,” ungkap Tengku, Rabu (8/4/2020).
Saat ini menurut Tengku, anak penderita kanker yang pernah dikunjunginya di Yayasan Amaryrilis Kota Tangerang berjumlah 176 orang. Ratusan anak penderita itu dikatakan Tengku belum tersentuh bantuan. Oleh karena itu, dirinya berharap Pemkot bertindak cepat dan memberikan solusi konkret untuk para penderita kanker di Kota Tangerang.
“Harus cari cara lain yang bisa bantu, misalnya Pemkot bisa mendorong CSR (Corporate Social Responsibility) untuk dialihkan ke sana,” jelas Tengku.

Namun demikian, sejauh ini diketahui anak penderita kanker yang sebagian besar warga Kota Tangerang itu disupport oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan para dokter di kabupaten. Sebab menurut Tengku, secara hirarki struktural Pemkab Tangerang yang memang memiliki ketentuan.
“Segera bantu apa yang bisa dilakukan, terutama tadi ketersediaan obat yang memang tidak ditanggung BPJS. Ini harus dicari solusinya, karena kalau beli di pasar jauh lebih mahal dan susah didapat,” katanya.
Selain itu, lanjut Tengku, Dinkes juga harus memberi kemudahan akses bagi pasien yang tinggal di penampungan seperti contohnya di rumah singgah Yayasan Amaryllis.
“Berikan perhatian akses transportasi, perhatian akses ke Rumah Sakit dan ketika dalam pelayanan tidak dianaktirikan,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo pernah menekankan bahwa fokus Pemkot terhadap wabah Covid-19 jangan sampai mengabaikan penyakit lain yang diderita warga Kota Tangerang. (Hmi)


















