
BANTEN – Gubernur Banten, Andra Soni mendorong pemerataan aliran listrik ke seluruh wilayah di Provinsi Banten. Utamanya beberapa daerah kepulauan yang saat ini masih menggunakan mesin genset sebagai sumber listrik.
Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni, saat menerima General Manager Unit Induk Distribusi (UID) Banten Muhammad Joharifin bersama jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Selasa (06/05).
Menurut Andra, persoalan listrik di daerah kepulauan harus segera diselesaikan. Supaya masyarakat bisa menikmati keadilan. Oleh karena itu, Pemprov Banten akan meningkatkan kolaborasi dengan PLN sebagai distributor listrik.
“Kami juga meminta agar sepanjang jalur wisata Anyer – Carita itu juga menjadi terang,” kata Andra. Selain itu, ia juga mengajak PLN UID Banten, untuk ikut berperan aktif dalam penyelesaian persoalan sampah di Provinsi Banten.
Sementara itu, GM Unit Induk Distribusi (UID) Banten, Muhammad Joharifin, mengaku siap berkolaborasi dengan Pemprov Banten dalam mewujudkan pemerataan aliran listrik ke masyarakat Banten.
“Ini tanggung jawab bersama dan kami siap berkolaborasi,” ungkapnya.
Berkenaan dengan pengaliran listrik ke Pulau Tunda, Joharifin mengaku pihaknya saat ini sedang melakukan kajian untuk melakukan penarikan kabel bawah laut. Hal itu perlu dipersiapkan secara matang karena resikonya cukup tinggi.
“Sedang kami lakukan kajian. Mudah-mudahan tahun 2027 nanti bisa dilaksanakan pekerjaannya,” tukasnya. (*/dir)
















