Perumdam-TKR

    BPF Bersama Alumni SMAN 1 Tangerang Bantu Warga Terdampak Covid-19

    Ketua iluni SMAN 1 Kota Tangerang Dimas Jati (kanan), dan Ketua Bumi Pertiwi Foundation (BPI), Dinar Alam (tiga kanan), saat menyerahkan bantuan kepada bocah yang orang tuanya terdampak Covid-19, Minggu (17/5).

    TANGERANG – Bumi Pertiwi Foundation (BPF) bekerja sama dengan keluarga besar alumni SMAN 1 Kota Tangerang angkatan ke-55, melakukan penggalangan dana guna membantu warga terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Dari hasil donasi yang berhasil dikumpulkan, kemudian dibelanjakan membeli 300 paket sembako. Selanjutnya bantuan tersebut disebar di 6 wilayah kelurahan di Kota Tangerang.

    Ketua BPF Dinar Alam menjelaskan, paket sembako yang didapat berasal dari para alumni SMAN 1 Kota Tangerang, masyarakat  dan para pengurus BPI.

    “Bantuan sosial (Bansos) ini kami bagikan, Minggu (17/5), buat masyarakat Kota Tangerang di 6 wilayah kelurahan. Masing-masing Kelurahan Kedaung Wetan, Gerendeng, Margasari, Poris Plawad Indah, Cipondoh Makmur, dan Pakojan,” papar Dinar, akhir pekan lalu.

    Para alumni SMAN 1 Kota Tangerang angkatan ke-55 berpose bersama para pengurus Bumi Pertiwi Foundation di halaman SMAN 1 Kota Tangerang.  

    Dikatakan, bansos tersebut diserahkan kepada warga yang berhak menerima, berdasarkan data yang sebelumnya telah dikumpulkan oleh tim BPI dan masyarakat.

    “Seperti diketahui, di lapangan kerap terjadi pendistribusian bantuan yang tidak tepat sasaran. Bahkan ada sejumlah warga yang sepatutnya layak menerima bansos, tapi justru tidak mendapatkannya,” terangnya.

    Untuk itu tambah Dinar, BPI bersama iluni SMAN 5 angkatan ke-55, segera mengumpulkan data dengan terjun langsung ke tengah warga guna melakukan pendataan.  

    Sasarannya adalah pekerja yang terkena PHK lantaran Covid-19, pegawai yang dirumahkan, janda tua yang hidup dalam kekurangan, serta warga dengan taraf perekomian di bawah rata-rata,” ungkap Dinar.

    Ia berharap, BPI bisa melakukan kerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam hal pertukaran data guna membantu masyarakat yang seang kesusahan.

    “Meski BPI baru lahir pada masa wabah Covid-19 merebak, namun kami punya visi dan misi untuk menyejahterakan dan meningkatkan perekonomian warga. Khususnya masyarakat ekonomi lemah,” tutur Dinar.

    Jadi ke depan kata Dinar, BPI bakal terus fokus meningkatkan perekonomian masyarakat ekonomi lemah. Sebab BPI memiliki program dan kegiatan terkait hal tersebut.

    “Meningkatkan dan memajukan  taraf perekonoomian masyarakat merupakan langkah pertama yang akan kami laksanakan. Semoga upaya ini dapat terus berkelanjutan. Sampai akhirnya kehadiran kami bisa berdampak besar bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

     

    Para pengurus Bumi Pertiwi Foundation (BPI).

    Meski BPI merupakan perkumpulan para pemuda dan masyarakat, namun Dinar merasa yakin bisa memberi kontribusi buat pemerintah dan masyarakat.

    “Untuk itu kami berharap agar bisa secepatnya berkolaborasi dengan pemerintah,” imbuh Dinar.   

    Pada kesempatan itu ia juga meminta kepada masyarakat, yayasan maupun corporate yang ingin membagikan donasi, Agar bisa menyamakan data para penerima bansos. Tujuannya agar bantuan yang didistribusikan dapat disebar secara merata dan tidak terjadi tumpang tindih.

    “Jadi tidak ada lagi warga penerima bantuan ganda atau dua kali menerima bansos. Namun di sisi lain, masih dijumpai masyarakat yang benar-benar susah tapi belum menerima bansos sama sekali,” tutur Dinar.

    Jai ia mencoba menyamakan persepsi dengan mengajak masyarakat agar mau bergabung dan menyalurkan bansos lewat BPI.

    “Semakin banyak anggota dan bantuan yang kami terima, maka semakin banyak pula masyarakat yang bisa dijangkau,” katanya.

    Ia merasa yakin, meski BPI berada di luar pemerintahan, namun optimis dapat berkontribusi dalam membantu peran pemerintah guna memenuhi kebutuhan pangan. Khususnya di wilayah Kota Tangerang.

    Sementara itu Ketua Iluni SMAN 1 Kota Tangerang Angkatan ke-55, Dimas Jati, mengemukakan alasannya berkolaborasi dengan BPI dalam hal pendistribusian bansos.   

    “Kami para alumni SMAN 1 Kota Tangerang, memiliki visi dan misi yang berkaitan dengan BPI. Terlebih ada sejumlah pengurus yang berasal dari satu almamater. Untuk itu kami sepakat untuk menjalin kerja sama dengan BPI,” kata Dimas.