TANGERANG – Setelah hampir dua hari terjebak di tengah banjir, bayi yang baru berusia tiga bulan akhirnya berhasil dievakuasi petugas di Perumahan Ciledug Indah 1.
Sarah, bayi yang yang berhasiil dievakuasi di lantai dua rumah orang tuanya itu kini dalam kondisi sehat. Sejumlah petugas dikerahkan untuk menolong Sarah di dalam rumah yang cukup sulit dijangkau.
“Ketika banjir dalam status awas, arus pun semakin deras. Warga panik, baru kemudian meminta untuk segera dievakuasi,” kata Lurah Pedurenan, Ashari Hermawan, Kamis (2/1).
Dalam kondisi seperti itu kata Ashari, tentu saja bisa dikatakan terlambat. Sebab arus air semakin deras dan situasi semakin tidak kondusif. Sehingga proses evakuasi butuh waktu yang cukup lama.
“Tapi Alhamdulillah, saat ini semua dapat ditangani. Bayi yang beralamat di Perumahan Ciledug Indah 1, Jalan Surya 2, Blok B Nomor 14, berhasil dievakuasi,” terang Ashari.
Kini, Sarah sudah berada di Posko Masjid Jami Al Irsyad dalam kondisi sehat bersama kedua orang tuanya.
“Sarah dan ibunya sekarang dalam penanganan tim PKK Kota Tangerang. Bahkan Ketua PKK Kota Tangerang Ibu Aini Suci Wismansyah, langsung datang menangani. Memastikan kesehatan psikis Sarah beserta ibunya,” terang Ashari.
Ia menjelaskan, bila sejak awal seluruh personel di lapangan sudah mengajak warga yang terjebak banjir untuk mau dievakuasi. Namun, banyak dari mereka yang enggan dievakuasi. Lantaran warga berpikir air masih dangkal dan banjir masih dalam status aman .
“Jadi saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar mau bekerja sama tang baik dengan petugas di lapangan. Sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar dan tak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tukas Ashari. (rls/tam)


















