Guru Paud Cipondoh Ikuti Pelatihan Menggambar

    Kegiatan Himpaudi Kecamatan Cipondoh, Kamis (11/10), di aula Kelurahan Ketapang.

    TANGERANG – Seratusan guru yang tergabung dalam gugus Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Cipondoh, mengikuti pelatihan tehnik menggambar dan mewarnai. Kegiatan digelar, Kamis (11/10), di aula Kecamatan Ketapang.

    Seperti diketahui, menggambar dan mewarnai merupakan kegiatan yang paling disukai oleh anak usia dini. Sehingga menjadi ironis, ketika tenaga pengajar tidak piawai atau tidak memiliki kompetensi di bidang itu.

    “Sangat disayangkan, apabila guru PAUD tidak mempunyai ketrampilan menggambar dan mewarnai. Padahal itu menjadi modal dasar dalam upaya meningkatkan kreatifitas anak,” kata Ketua Himpaudi Kecamatan Cipondoh Ita Tirtayasa.

    Lurah Ketapang Khotibul Imam (kanan), bersama Ketua Himpaudi Kecamatan Cipondoh Hj Ita, pada acara pelatihan tehnik menggambar guru paud, Kamis (11/10), di aula Kelurahan Ketapang.

    Melalui kegiatan pelatihan tehnik menggambar dan mewarnai tambah Ita, diharapkan para guru mampu menguasai ketrampilan menggambar dan mengimplementadikannya kepada murid.

    “Ternyata menggambar bagus itu mudah. Asalkan menguasai tehniknya,” imbuh Ita. Pada pelatihan tersebut, tim Greeble dari crayon, memberi tehnik tentang bagaimana cara menggambar dan mewarnai.

    Narasumber juga memaparkan, tehnik memadukan warna. Sehingga gambar yang dibuat menjadi lebih indah dan tampak hidup. Untuk meningkatkan kompetensi guru, setiap tahunnya Himpaudi Kecamatan Cipondoh menggelar kegiatan lainnya. Seperti pelatihan mendongeng dan berkisah.

    “Semoga dengan pelatihan-pelatihan yang kami selenggarakan, bisa memberi bekal ilmu pengetahuan lebih bagi para guru,” tutur Ita. Untuk diketahui, setidaknya terdapat sekitar 189 guru yang tergabung dalam Himpaudi Kecamatan Cipondoh. Berasal dari 35 lembaga pendidikan.

    Sementara itu Lurah Ketapang Khotibul Imam mengaku, sangat mendukung kegiatan yang digelar tersebut. “Meski kami cuma ketempatan saja, namun dukungan penuh kami berikan. Semoga pelatihan ini memberi bekal ilmu baru bagi para guru, sehingga diharapkan mampu melahirkan murid yang lebih kreatif,” tutur Khotib. (tam)

    Print Friendly, PDF & Email