HMPS PBI Universiras Faletehan Gandeng Laz Harfa Adakan Santunan

    FOTO: Simbolis santunan kepada salah satu anak yatim piatu

    SERANG – Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Faletehan beserta dosen bekerja sama dengan Laz Harfa menggelar santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa di lingkungan Kampung Munjul Desa Sukamanah, Baros, Serang.

    Ketua HMPS PBI Meli Safira mengatakan, kegiatan ini mengundang sebanyak 20 anak yatim piatu dan dhuafa usia sekolah dasar. Mereka diajarkan Bahasa Inggris secara menyenangkan oleh kakak mahasiswa yang merupakan anggota himpunan.

    “Anak-anak terlihat antusias dan gembira. Mereka juga mendapatkan door prize dari kakak mahasiswa sebagai reward dalam menjawab pertanyaan,” kata Meli, Minggu (2/5/2021).

    Selain kegiatan belajar Bahasa Inggris, keluarga besar program studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Faletehan beserta Laz Harfa juga memberikan santunan berupa uang saku, makanan untuk berbuka, dan makanan ringan untuk anak-anak tersebut.

    “Alhamdulillah kegiatan ini disambut dengan baik oleh lingkungan setempat dan berharap agar kegiatan ini bisa berkesinambungan ke depannya,” lanjut Meli.

    Sementara Pembina HMPS PBI, Ratih Ayu Wulandari menjelaskan, keluarga besar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Faletehan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

    “Ini pertama kali dan saya harap ke depan terus bisa dilakukan, semoga kami (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris-Red) bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dan sama-sama bisa belajar bahasa inggris,” terangnya.

    “Bahasa Inggris itu penting, banyak pekerjaan dan beasiswa ke luar negeri yang mensyaratkan bisa berbahasa inggris, karenanya mari kita terus belajar,” katanya menandaskan.

    Setelah kegiatan belajar Bahasa Inggris bersama dan santunan usai, tak lupa berdoa bersama untuk kebaikan negeri ini yang hingga saat ini masih dalam suasana pandemi. (Hmi)