Industri Furniture di Kota Tangerang Usung Konsep Smart Factory

    FOTO: Penerapan konsep smart vactory industri 4.0

    TANGERANG (BT) – Bisnis industri furniture di Indonesia kian berkembang. Namun, bagaimana jika terjadi wabah virus, seperti virus corona atau covid-19 yang mengharuskan pembatasan para pekerja. Salah satu solusinya ialah dengan menerapkan konsep smart factory dalam produksi mereka.

    Salah satu gudang importir mesin-mesin pengolahan kayu tertua di Indonesia yakni PT Alpha Utama Mandiri, yang berada di Kota Tangerang ini menerapkan konsep tersebut. Nampak puluhan mesin-mesin terjajar rapih.

    Mesin-mesin tersebut di antaranya automatic adge banding, boring machine, laser machinery dan cutting solution. Mesin itu yang dapat digunakan untuk memproses kayu metah menjadi kayu jadi untuk furniture. Mulai dari proses pemotongan, pengamplasan sampai finishing, semua dapat dilakukan oleh mesin.  Semua itu dapat dilakukan tanpa ada petugas seorang pun.

    “Dengan konsep smart vactory ini bisa sampai zero man power, jadi tidak ada orang sekalipun,” ujar marketing PT Alpha Utama Mandiri, Indra Jaya kepada Beritatangerang.id, Kamis (19/3/2020).

    Ia menuturkan, dengan konsep tersebut proses produksi tidak akan terpengaruh jika terjadi insiden wabah seperti virus seperi saat ini. Mesin-mesin dapat tetap bekerja baik dalam kondisi apapun, sekalipun tidak ada pegawai yang datang.

    “Jadi mesin-mesin inu support untuk industri 4.0,” katanya.

    Pelaku usaha, lanjut ia, juga tidak akan khawatir jika terjadi pergejolakan politik maupun sosial di Indonesia yang mempengaruhi para pekerja. Mesin-mesin sejenis telah menjadi standart di berbagai belahan negara.

    “Mesin kita diimpor dari Eropa, Amerika, China, dan Taiwan. Dan dinegara luar sudah menerapkan mesin industri 4.0 seperti ini,” tuturnya.

    Dengan penggunaan mesin menurutnya, efisiensi waktu produksi juga jadi unggulan. Satu rak lemari besar dapat diselesaikan hanya dalam kurun waktu setengah jam. Padahal kata dia, jika menggunakan pengerjaan manual membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu.

    PT Alpha Utama Mandiri juga memiliki unit bisnis yang bergerak dalam bidang Produk Flatform Furniture Grade (FFG) dengan brand Hana Plywood. Dengan penggunaan teknologi serba mesin, kualitas yang dihasilkan menjadi lebih kuat.

    “Dengan mesin kita yang canggih, kekuatan dan lapisan kayu semakin solid dan memungkinkan untuk dilaminasi langsung dengan HPL, Veneer, dan lapisan UV,” kata Nikita Oktavianis, salah seorang marketing Hana Plywood.

    Selain itu lanjutnya, produk yang dihasilkan tidak mudah pecah saat dibor dan grooving dengan mesin. Serta memudahkan bahan dibentuk melengkung maupun bundar.

    Dengan penggunaan mesin, limbah serbuk layu yang dihasilkan juga semakin sedikit. Minimnya limbah, kata Nikita, juga dapat mencegah persebaran berbagai virus.

    “Sehingga, lingkungan pabrik menjadi lebih sehat,” tandasnya. (Hmi)