Jelang HUT, Sejumlah Wilayah Kota Tangerang Dikepung Banjir

    Penampakan banjir di salah satu titik wilayah Kota Tangerang

    TANGERANG – Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kota Tangerang, sejumlah wilayah kecamatan Kota Tangerang dikepung banjir, akibat hujan ringan-sedang dengan durasi cukup panjang yang berlangsung pada Minggu (26/2/2023).

    Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, terdapat 16 titik banjir atau genangan melanda Kota Tangerang. BPBD juga mencatat sejumlah pohon tumbang dan dampak cuaca ekstrem tersebut antara lain;

    Genangan-Banjir;

    1. Underpass Taman Cibodas, Cibodas ±30cm (21.23 WIB) ±30cm (06.47 WIB)
    2. Jl. KH. Ahmad Dahlan Kp. Pulo RT 004/04, Petir, Cipondoh ±40cm (22.03 WIB) ±20cm (09.10 WIB)
    3. Jl. Darmawangsa, Uwung Jaya, Cibodas ±15cm (06.47 WIB)
    4. Jl. Gempol RW 05, Kunciran, Pinang ±40cm (08.33 WIB)
    5. Perum Blok K RW.01, Kunciran Indah, Pinang ±30cm (08.34 WIB)
    6. Griya Pinang Asri RT 001/05, Nerogtog, Pinang ±30cm (08.34 WIB)
    7. Kampung Candulan RT 001/07, Petir, Cipondoh ±10cm (08.55 WIB)
    8. Komp. Wisma Tajur, Ciledug ±20cm (06.02 WIB)
    9. Gg. H. Rawit, Ciledug ±20cm (07.02 WIB)
    10. Gg. H. Rawit, Ciledug ±20cm (07.02 WIB)
    11. Paninggilan, Ciledug ±30cm (07.02 WIB)
    12. Jl. Inpress 13, Larangan ±30cm (07.30 WIB)
    13. Jl. Karyawan 3, Karang Tengah ±20cm (08.40 WIB)
    14. Jl. Utama Danau Situ Bulakan, Periuk  ±20cm (08.48 WIB)
    15. Komp. Karang Tengah RT 004/05, Karang Timur, Karang Tengah ±60cm (09.30 WIB)
    16. Jl. Pratama Raya, Cipadu Jaya, Larangan ±30cm (09.30 WIB)

    Pohon Tumbang;

    1. Samping Pondok Selera 2, Jl. Bugel Indah RT.001/02, Cimone, Karawaci
    2. Jalan Tengah Taman Potret, Babakan, Tangerang
    3. Jl. Nagrak, Periuk
    4. Situ Bulakan, Jl. Villa Mutiara Pluit, Periuk
    5. Sebelah Masjid Shiraathal Mustaqiem, Jl. M.H. Thamrin, Panunggangan Utara, Pinang
    6. Jl. KH. Ahmad Dahlan Kp. Pulo RT 004/04, Petir, Cipondoh
    7. Jl. Kampung Jati Baru RT 001/07, Jurumudi Baru, Benda.

    Terdampak;

    – lalin tersendat, aktivitas warga terganggu
    –  rumah rusak berat akibat angin kencang di Jl. Duta Komplek Peruri RT 005/09, Sudimara Timur, Ciledug
    – rumah rusak berat akibat pohon tumbang di Jl. Kampung Jati Baru RT 001/07, Jurumudi Baru, Benda.

    Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan menjelaskan, akibat curah hujan yang terjadi sejak kemarin sore hingga dini hari, terdapat 5 titik genangan air.

    Pertama, kata Maryono, Kecamatan Periuk tepatnya di Situ Bulakan, kemudian Kecamatan Batuceper lokasi di wilayah warga ketinggian air sekitar 40 sampai 60 cm, kemudian Kecamatan Cipondoh di Candulan Kelurahan Petir itu ketinggian air 40 sampai 60 cm, kemudian Kelurahan Nerogtok Kecamatan Pinang itu sekitar 30 sampai 40 cm dan di Kecamatan Karang Tengah Perumahan Ciledug Indah itu sekitar 40 sampai 50 cm.

    “Saat ini belum ada warga yang dievakuasi karena memang air masih tetap mengalir dan mudah mudahan surut. Penyebabnya adalah curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air naik, untuk tanggul dan drainase itu tidak ada masalah,” terangnya.

    Adapun langkah yang dilakukan BPBD yakni dengan membuka pintu air dan mengaktifkan pompa air yang ada pada tiap tiap tanggul. Kata Maryono, pada 2023 ini titik banjir di Kota Tangerang sudah berkurang.

    “Titik banjir berkurang karena wali kota sudah membangun tanggul tanggul di beberapa titik wilayah kecamatan yang ada, khususnya di wilayah banjir, kemudian dibantu juga dengan PUPR untuk tanggul yang jebol plus drainase yang memang masih mampet, itu kemarin sudah dilakukan pembersihan secara seksama di titik banjir,” ujarnya.

    Selain itu, BPBD juga telah melakukan sejumlah antisipasi yakni dengan membuat tim posko bencana banjir 2023 serta melaksanakan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat.

    “Kami dari BPBD itu membuat tim posko bencana banjir yang kita sebar di 51 titik berdasarkan hasil data pada 2021 dan 2022,” katanya.

    “Untuk sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat sudah kita lakukan melalui kelurahan kelurahan yaitu kelurahan tangguh bencana dan mereka biasanya khusus bagi warga yang biasa kena banjir, sudah kami sering informasikan kaitan dengan penanganan banjir maupun evakuasi banjir,” imbuhnya. (Hmi)