Ketua RT dan RW Diminta Jadi Ujung Tombak Penyampaian Program Pemerintah

    Kegiatan peningkatan kapasitas RT/RW di aula Kecamatan Cipondoh.

    TANGERANG – Ketua RT dan RW diharapkan menjadi ujung tombak dalam menyampaikan program yang digulirkan Pemkot Tangerang dan pemerintah pusat kepada masyarakat. Hal tersebut diungkapkan pada acara peningkatan kapasitas RT/RW di aula Kecamatan Cipondoh, Rabu (29/6).

    “Sebagai bagian dari instrumen pemerintahan di tingkat paling bawah, para ketua RT dan RW memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat. Termasuk mensosialisasikan program apa saja yang saat ini sedang bergulir,” ungkap Camat Cipondoh, Rizal Ridolloh.

    Menurutnya, banyak program yang diusung Pemkot Tangerang dengan tujuan untuk membantu dan meningkatkan tingkat perekonomian warga. Termasuk memajukan lingkungan.

    “Untuk itu, kegiatan peningkatan kapasitas RT dan RW ini kami maksudkan supaya mereka paham dan mengerti apa saja yang menjadi tugas pokok dan fungsi mereka,” tutur Rizal.

    Sementara itu Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cipondoh, Khotibul Imam menyampaikan, ada berbagai macam kegiatan yang bertujuan memberikan pemahaman kepada RT/RW terkait berbagai macam program yang sedang dijalankan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) bagi masyarakat dan lingkungan.

    “Sebelumnya kami telah menggelar kegiatan guna memberi pemahaman kepada ketua RT dan RW terkait Kampung Proklim, pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta Kampung Tematik,” tutur Khotib.

    Kegiatan peningkatan kapasitas RT dan RW menurut Khotib, juga diisi materi terkait kebijakan Pemkot Tangerang. Sehingga mereka bisa menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat.

    “Ada kebijakan Pemkot Tangerang tentang pembangunan lingkungan, membebaskan denda Pajak Bumi dan Bnagunan (PBB) jelang HUT Kota Tangerang. Juga terkait program sosial yang digulirkan pemkot dan pemerintah pusat,” papar Khotib.

    Sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat paling bawah, para ketua RT dan RW diharapkan tanggap terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan.

    “Setiap ada kebijakan atau program dari Pemkot Tangerang, kami dari jajaran kecamatan langsung menginformasikannya kepada lurah di wilayah kami. Selanjutnya info tersebut disampaikan kembali kepada para ketua RT/RW,” terang Khotib.

    Kemudian informasi itu disebar oleh lurah kepada RT/RW di masing-masing lingkungan. “Para ketua RT/RW juga harus sigap dan tanggap terhadap permasalahan lingkungan, untuk meminimalisir komplain dari warga,” tukas Khotib. (***)