Kondisi Jalan Rusak Parah, Korban di Jalan Juanda Bertambah

    FOTO: Kondisi Jalan Juanda terkini kian memprihatinkan

    TANGERANG – Sempat menuai kecaman, kondisi Jalan Juanda yang merupakan jalan penghubung antara wilayah Kecamatan Neglasari dan Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, kian memprihatinkan.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) mensiasati rehabilitasi jalan tersebut dengan teknik mechanical concrete. Namun, upaya rehabilitasi itu pun terbilang gagal.

    Pasalnya, nampak ban-ban bekas yang ditanam membuat jalan semakin berantakan. Tak sedikit angka kecelakaan di perlintasan tersebut. Rata-rata korban adalah warga Kota Tangerang.

    “Sudah lebih dari hitungan jari sepertinya korban di perlintasan ini,” ujar Danang, salah seorang warga di lingkungan setempat.

    Diketahui, mechanical concrete merupakan teknik rehabilitasi jalan dengan memanfaatkan ban bekas yang ditanam di bawah jalan. Kemudian ban bekas itu pun ditimpah coran.

    Menurut Danang, kondisi rusak terparah adalah di antara ban-ban yang tertanam di sekitar jalan tersebut. Terakhir kata Danang, kecelakaan tunggal menimpa pengendara roda dua di lokasi tanaman ban.

    “Korbannya tinggal di Belendung Kecamatan Benda, Namanya Dasril Ramadhan,” katanya, Sabtu (19/9/2020).

    Adapun peristiwa terjadi pada Rabu (16/9/2020) malam. Korban menggunakan sepeda motor Honda Beat. Kondisi korban saat ini mengalami luka patah tulang kaki.

    “Tulang kakinya patah, sekarang korban ga bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya. (Hmi)