Larangan Mudik Lebaran 2021 Dikeluhkan PO Bus

    FOTO: Sejumlah armada bus nampak menganggur di Terminal Poris Plawad Kota Tangerang

    TANGERANG – Sejumlah perusahaan otobus (PO) di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, mengeluhkan kebijakan pemerintah yang menerbitkan peraturan larangan mudik pada lebaran 2021.

    Penanggung Jawab PO Family Raya, Toni mengaku, pelarangan mudik kali kedua saat lebaran ini membuat para pengusaha bus harus pasrah.

    Menurutnya, ada kekecewaan mulai dari supir bus, hingga pengusaha PO bus akibat larangan mudik yang diterapkan pemerintah.

    Pasalnya, sudah dua tahun ini pihaknya mengaku mendapatkan penurunan omset yang sangat drastis, bahkan untuk nekat melanggar peraturan tersebut dapat mendapatkan sanksi yang cukup besar.

    “Kecewa ya pasti ada, biasanya lebaran dapet duit. Cuma kan kita engga berani lawan aturan, kata pemerintah begitu ya saya mau ngapain,” ujar Toni di Terminal Poris Plawad, Senin (19/4/2021).

    Untuk saat ini, lanjut Toni, tidak ada kenaikan harga tiket untuk bus. Sebab, hingga kini dirinya mengalami sepi penumpang semenjak masuk bulan Ramadan.

    “Harga tiket normal juga, engga ada kenaikan. Penumpang berkurang pas awal puasa 14 orang penumpang dari 40 kursi,” tandasnya. (Hmi)