Paripurna Digelar Terbatas, Peserta Ikuti Rapat Lewat Streaming

    Wakil Walikota Tangerang Sachrudin (tengah), usai mengikuti rapat paripurna penyampaian LKPJ Walikota Tangerang 2019, Kamis (19/3).

    TANGERANG – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang tentang Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tangerang 2019 digelar terbatas.

    Rapat yang dilaksanakan, Kamis (18/4), di ruang Rapat Paripurna itu, hanya dihadiri sejumlah anggota dewan dan kepala dinas. Sedangkan para camat, lurah, kepala bidang dan perangkat kerja lainnya mengikuti jalannya rapat melalui tayangan video streaming.

    Bahkan beberapa wakil rakyat yang berhalangan hadir, ikut menyaksikan sidang lewat streaming. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, memfasilitasi kegiatan tersebut. Sehingga peserta yang tidak hadir, bisa mengikuti paripurna lewat siaran streaming.

    Wakil Walikota Tangerang Sachrudin, pada penyampaian LKPJ itu menjelaskan tentang poin-poin peningkatan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur perkotaan, dan penanggulangan kemiskinan.

    Termasuk permasalahan pengangguran, penertiban, birokrasi hingga peningkatan daya saing.

    “Kami tadi menyampaikan soal peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sekarang tinggal menunggu tanggapan fraksi. Semoga semua dapat berjalan dengan baik sesuai harapan,” ujar Sachrudin.

    Sementara itu Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menerangkan, rapat paripurna terpaksa digelar terbatas. Untuk menjaga agar semua tamu tetap aman dan sehat.

    “Kami menerapkan standar kesehatan terhadap para peserta yang hadir. Mulai dari menyediakan hand sanitizer dan pengecekan suhu tubuh,” ungkap Gatot.

    Bahkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, jalannya sidang dibuat streaming. Ia berharap, informasi yang disampaikan dalam sidang melalui streaming dapat diketahui oleh seluruh stakeholder. Sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya.

    Menyikapi kondisi darurat karena merebaknya wabah Corona, Gatot mengimbau para anggota legislatif supaya fokus melakukan pembahasan tanpa harus studi banding. Hingga kondisi dinyatakan aman.

    “Selanjutnya akan dipertimbangkan menyesuaikan kondisi dan situasi Indonesia, khususnya keadaan di Kota Tangerang. Semoga situasi ini cepat berakhir dan semua bisa berjalan seperti semula,” tukas Gatot. (tls/tam)