TANGERANG – Pemkot Tangerang melalui Koperasi Satya Karya, membantu memberikan fasilitas KPR bagi ASN yang belum memiliki rumah, dengan cicilan yang murah dan tanpa DP.
Pernyataan tersebut disampaikan Walikota Tangerang, H Sachrudin, saat memimpin apel peringatan Harkitnas, di Lapangan Apel Puspem Kota Tangerang, (20/05).
“Sejalan dengan instruksi presiden terkait pembentukan koperasi merah putih yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus sebagai pilar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata, kami juga melalui Koperasi Satya Karya, tentunya juga ingin agar ASN-nya sejahtera. Untuk itu pemkot membantu memberikan fasilitas KPR bagi ASN yang belum memiliki rumah,” ungkap Sachrudin.
“Semoga ini semakin menambah semangat dan motivasi untuk menjadi pelayan masyarakat yang amanah dan profesional,” tambah Sachrudin.
Sachrudin juga mengajak seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkot Tangerang, untuk memaknai momentum Harkitnas sebagai motivasi untuk meningkatkan semangat dan kualitas dalam melayani masyarakat.
“Karena hakikat dari kebangkitan ini adalah bangkit dan semangat. Dalam hal ini tentunya semangat dalam melayani masyarakat harus terus kita tingkatkan dan optimalkan. Selalu tanamkan dalam diri kita bahwa kita ini bukanlah pejabat melainkan pelayan masyarakat,” kata Sachrudin.
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang terus berkomitmen dan berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat melalui program 3G. Yaitu Gampang Sembako, Gampang Kerja dan Gampang Sekolah.
“Melalui Gampang Sembako, masyarakat berpenghasilan rendah dapat lebih mudah mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Dengan Gampang Kerja, warga dibekali pelatihan dan akses langsung ke dunia kerja melalui kemitraan dengan industri dan program peningkatan keterampilan,” terang Sachrudin.
Sedangkan Gampang Sekolah, memastikan anak-anak di Kota Tangerang dapat mengenyam pendidikan yang layak tanpa hambatan biaya. Melalui berbagai bentuk dukungan seperti beasiswa, perlengkapan sekolah, hingga akses sekolah gratis.
“Semua inisiatif ini dirancang agar tidak ada satupun warga yang tertinggal dalam gerak maju pembangunan kota dan bangsa. Program 3G menjadi jembatan nyata antara cita-cita besar nasional dengan kebutuhan paling mendasar di level local. Insya Allah dapat berdampak luas dan bermanfaat bagi masyarakat,” tukas Sachrudin. (rls/tam)


















