Pemprov Banten Klaim Sudah Salurkan BLT kepada 2.409 KPM

    Simbolis penyaluran BLT BBM oleh jajaran Pemprov Banten


    BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengeklaim sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 2.409 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    Berdasarkan catatan terakhir, Rabu (21/9/2022), Pemprov Banten telah menyalurkan BLT BBM sebanyak 2.409 kepada KPM. Pemprov Banten juga berkomitmen untuk mempercepat penyaluran kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.

    “Kita sudah menyerahkan secara simbolis kepada KPM di Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, di mana jumlahnya masing-masing 100 KPM,” ungkap Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, seraya menegaskan penyaluran BLT di tiga titik wilayah Tangerang Raya.

    Penyerahan dilakukan di Kantor Samsat Serpong untuk wilayah Kota Tangerang Selatan, Kantor Samsat Cikokol untuk Kota Tangerang dan Kantor Samsat Balaraja untuk wilayah Kabupaten Tangerang.

    Kata Al Muktabar, percepatan ini dilakukan karena kondisi saat ini di mana pemerintah harus hadir dengan cepat guna dan memastikan kondisi masyarakat menjadi lebih baik.

    “Mudah-mudahan apa yang kita upayakan ini adalah ikhtiar yang disebut sebagai tugas pemerintah,” ucapnya.

    Lanjut Al Muktabar, hakikatnya ada dua tugas pokok pemerintah yang harus menjadi perhatian betul bagi jajaran ASN di Pemprov Banten. Pertama terkait pengaturan yang produknya dinamakan regulasi. Kedua terkait tugas melayani.

    “Tugas kedua inilah yang saat ini sedang kita lakukan. Maka dari itu, kita semua harus maksimal dalam menjalankan. Terlebih kondisi seperti ini harus dibutuhkan percepatan dalam melayani masyarakat,” jelasnya.

    Di samping itu, dirinya juga memastikan validitas data KPM yang menerima bantuan agar tepat sasaran dan tidak ada double penerima.

    “Jadi data itu sudah valid karena berbarengan. Dalam perjalanannya kita juga terus melakukan perbaikan-perbaikan, karena kalau harus nunggu fix semua terlalu lama waktunya. jadi kita harus melakukannya dengan seoptimal mungkin,” paparnya.

    Sementara Direktur Utama (Dirut) Bank Banten Agus Syabarudin mengatakan, penyaluran ini merupakan kerjasama antara Pemprov Banten dengan Bank Banten. Untuk itu dirinya pastikan validasi data penerima ini tidak redundan (double) sebagaimana yang dipesankan oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

    “Data-data yang sudah lengkap itu yang kita jalankan. Sehingga tidak akan double terhadap penerima bantuan dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten dan Kota. Karena basis datanya sudah terverifikasi di Dinas Sosial,” terangnya. 

    Agus menambahkan, sampai hari ini sudah ada sebanyak 2.409 KPM dengan rincian Kabupaten Serang 1.008 KPM, Kabupaten Tangerang 349 KPM, Kota Tangsel 754 KPM, Kota Tangerang 298 KPM. Adapun untuk Kabupaten Lebak 368 KPM dan Kabupaten Pandeglang 7.887 KPM, sementara untuk Kota Serang 5051 KPM dan Kota Cilegon 319 KPM. Total jumlah KPM yang mendapat bantuan sampai minggu ini sebanyak 16.034 KPM se-Provinsi Banten.

    “Data itu akan terus berkembang setiap harinya. Untuk itu kita kerahkan seluruh SDM dan infrastruktur yang ada untuk melayani masyarakat agar bisa memperoleh dana bantuan itu dengan baik dan nyaman,” pungkasnya. (ris/Hmi)