Pemprov Banten Siap Sukseskan Koperasi Merah Putih

    Gubernur Banten, Andra Soni (empat Kanan), pada rapat koordinasi daerah percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih dan pencanangan desa ekspor Provinsi Banten di halaman Balai Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Kamis (08/05).

    BANTEN – Gubernur Banten, Andra Soni tegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten mendukung upaya percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Banten. 

    Pemprov Banten segera menyalurkan bantuan keuangan ke setiap desa sebesar Rp100 juta, salah satunya untuk membantu pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

    Hal itu disampaikan Andra Soni dalam Rapat Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih dan Pencanangan Desa Ekspor Provinsi Banten di Halaman Balai Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Kamis (08/05).

    “Sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di Provinsi Banten, saya bersama jajaran siap mendukung dan saya meyakini bahwa  upaya kita bersama dalam rangka menyukseskan program koperasi desa ini akan segera terealisasi,” ungkap Andra.

    Ia menerangkan, di Provinsi Banten terdapat 1.552 desa dan kelurahan yang berada di 155 kecamatan. Hampir 80 persen wilayah Provinsi Banten adalah pedesaan. “Sehingga kami sangat mendukung program atau Asta Cita ke enam Presiden Prabowo,” kata Andra.

    Ia menegaskan, dalam rangka mendukung dan mempercepat proses terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Banten, pihaknya segera menyalurkan bantuan keuangan kepada desa. Salah satunya untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

    “Kami juga mengunci bantuan keuangan itu. Desa harus memberikan beasiswa kepada tiga anak di desa dari keluarga berlatar belakang miskin yang memiliki kemampuan dan berkeinginan kuliah,” tutur Andra.

    “Itu yang kita sebut nantinya sarjana penggerak desa. Jadi nantinya dia akan bekerja di desanya untuk menggerakkan desanya. Mereka bisa ambil jurusan bisnis digital, pertanian, perikanan, kelautan, dan sebagainya,” jelas Andra.

    Ia meyakini dengan semangat kolaborasi dan saling bahu membahu, Program Koperasi Desa Merah Putih ini dapat membuat desa maju.

    “Kita akan bersama-sama menyukseskan semua program. Tujuannya untuk Banten maju, Indonesia maju menuju Indonesia emas,” ujar Andra.

    Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, Koperasi Desa Merah Putih merupakan sebuah ekosistem ekonomi yang berada di desa sehingga seluruh kegiatan ekonomi perdesaan akan dibangun melalui Koperasi Desa Merah Putih.

    “Desa harus makmur. Sehat dan cerdas. Maka harus dibangun sistem ekonominya. Oleh karena itu, Presiden Prabowo ingin membangun dan meletakkan dasar agar Indonesia menjadi negara maju. Tidak mungkin jadi negara maju kalau desanya tidak maju,” terang Zulkifli.

    Menurutnya, dengan dibentuknya Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah ingin memangkas rantai pasok yang panjang dan memangkas peran para tengkulak.

    “Kita ingin koperasi ini sukses. Tidak boleh tawar-tawar, harus berhasil. Tidak ada tempat untuk bermain-main, bahkan ini diawasi dengan ketat. Di zaman Pak Prabowo koperasi harus jadi soko guru ekonomi rakyat,” tegas Zulkifli.

    Turut hadir pada kesempatan itu, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Yandri Susanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Riza Patria, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, serta tamu undangan yang lainnya.

    Sebelumnya, Andra Soni bersama Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan beserta rombongan, meninjau desa ekspor ikan mas koki binaan BUMdes Karya Bersama dan melaksanakan program Indonesia menanam. Yakni pengembangan budidaya padi. (rls/dir)