Penyetopan Proyek Revitalisasi Situ Cipondoh Dinilai Tak Wajar

    TANGERANG – Penyetopan proyek revitalisasi dan inventarisasi Situ Cipondoh disoroti lembaga Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH). Penyetopan proyek itu pun dinilai TRUTH sangat tak wajar.

    Jejaring Indonesia Corruption Watch (ICW) itu pun saat ini tengah menyoroti penghentian revitalisasi Situ Cipondoh yang sampai hari ini tidak ada kejelasan dan kepastian.

    Hal itu diungkapkan Wakil Koordinator TRUTH, Ahmad Priatna, saat dihubungi Minggu (24/1/2021) malam. Selain itu, pria yang akrab disapa Nana ini pun menyoal material sisa pengerjaan proyek yang sengaja dibiarkan, sehingga mengganggu pemandangan dan dapat membahayakan.

    “Pemberhentian secara mendadak ini menjadi pertanyaan besar, sebab pembangunan itu merupakan proyek yang dikerjakan oleh Provinsi Banten,” tukas Nana.

    Lanjut Nana, penyetopan proyek yang sangat tak wajar itu tertuang dalam perpres No.16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa yang menjelaskan bahwa gubernur adalah sebagai pengguna anggaran daerah.

    “Artinya setiap proyek yang mau dikerjakan harus melalui persetujuan gubernur terlebih dahulu. Jadi sangat aneh rasanya,” tukas Nana lagi.

    Meski demikian, pihaknya secara umum mendukung upaya inventarisasi, sertifikasi, dan revitalisasi atau normalisasi Situ/danau yang ada di Provinsi Banten, khususnya di Kota Tangerang.

    Namun, Nana menegaskan, dampak lingkungan dan sosial yang akan terjadi nanti juga perlu diperhatikan. Sebab kata Nana, sebuah kebijakan harus dibarengi dengan analisa yang tepat, bukan malah merugikan masyarakat serta menjadi lahan bancakan segelintir, baik mengenai pengadaan barang dan jasa maupun pelaksanaan di lapangan.

    “Terlebih mengenai keterbukaan informasi anggaran yang harus bisa diakses oleh publik, agar sama-sama bisa diawasi penggunaannya dan dapat mencegah praktik kecurangan,” terangnya.

    Diketahui, salah satu proyek normalisasi/revitalisasi dan inventarisasi situ atau danau yang dilaksanakan Pemprov Banten adalah Situ Cipondoh di Jl KH Hasyim Ashari, dan Situ Gede di Jl Jendral Sudirman, Babakan Kota Tangerang.

    Pembangunan itu adalah tahap pertama penggunaan APBD 2020. Anggaran yang digelontorkan untuk proyeksi kedua situ/danau tersebut tidak sedikit. Untuk Situ Gede Pemprov mengucurkan anggaran sebesar Rp4,8 miliar, sementara untuk Situ Cipondoh sebesar Rp8,6 miliar.

    Selain mengerjakan normalisasi/revitalisasi, Pemprov Banten juga melakukan sertifikasi kepada situ/danau di seluruh Banten. Bahkan, Pemprov tak tanggung-tanggung menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hal itu dilakukan demi mengembalikan fungsi situ atau danau.

    Sementara saat dimintai keterangan terkait proyek tersebut, salah satu anggota DPRD Provinsi Banten Hilmi Fuad enggan berkomentar banyak.

    “Soal itu, nanti akan saya tanyakan,” singkatnya, dilansir BANTENEXPRES. (Hmi)